FIA Jelaskan Pembatalan GP Australia Yang Mendadak

Penulis: Viggo Tristan
Sabtu 11 Apr 2020, 21:05 WIB
FIA Jelaskan Pembatalan GP Australia Yang Mendadak

FIA jelaskan pembatalan GP Australia yang diputuskan secara mendadak.

Ligaolahraga.com -

Berita F1 : FIA menjelaskan alasan mereka membatalkan balapan GP Australia secara mendadak. Hal itu dikarenakan adanya kru McLaren yang positif terjangkit VIrus Corona sehingga memaksa pembatalan mendadak.

FIA sendiri awalnya bersikukuh untuk tetap menggelar GP Australia sebagai seri perdana di musim 2020. Beberapa tim peserta bahkan sudah terbang ke Negeri Kanguru untuk melakukan persiapan. Sayang, balapan harus dibatalkan secara mendadak sesaat sebelum sesi latihan bebas dimulai. Keputusan ini lantas menuai kontroversi dari banyak pihak.

FIA dicibir karena dianggap terlalu memaksakan diri menggelar balapan. Beberapa tim juga kesulitan memulangkan mobil masing-masing karena jumlah kru yang dibatasi masuk negara Australia. Menanggapi hal tersebut, FIA mengatakan jika kondisi Australia ketika itu masih sangat kondusif.

Akan tetapi, ada kru McLaren yang positif terjangkit Virus Corona. Kejadian tersebut lantas memaksa FIA mau tidak mau membatalkan balapan. Sebab, bukan tidak mungkin kru-kru yang lain akan tertular Virus Corona jika balapan tetap dihelat.

"Orang bilang kami seharusnya tidak pergi. Bagi saya, itu tidak benar. Tidak ada alasan untuk tidak pergi ke Australia. Namun, ketika kami berada di sana, hal-hal berjalan begitu cepat sehingga kami memutuskan untuk tidak menjalankan balapan,” ucap Jean Todt selaku kepala FIA.

"Tidak ada alasan untuk tidak mengirim mereka dan setelah itu mereka mengatakan kami seharusnya tidak melakukannya. Ini sangat mudah. Bicara itu murah. Saya rasa harus berusaha sedikit lebih rendah hati untuk lebih memahami berbagai hal,” pungkasnya.

Artikel Tag: Formula One 2020, GP Australia, Sirkuit Albert Park, Jean Todt

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/fia-jelaskan-pembatalan-gp-australia-yang-mendadak
681  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini