Man City Tuding Arsenal Pimpin Upaya Halangi Mereka Tampil di Kompetisi Eropa

Penulis: Demos Why
Senin 30 Mar 2020, 16:30 WIB
Man City Tuding Arsenal Pimpin Upaya Halangi Mereka Tampil di Kompetisi Eropa

Pep Guardiola dan Logo Liga Champions (Foto: Kolase Liga Olahraga)

Berita Sepakbola: Juara bertahan Premier League, Manchester City, dikabarkan telah menuding Arsenal sebagai pimpinan klub yang menentang mereka tampil di kompetisi Eropa. Namun sejauh ini Arsenal belum memberikan tanggapannya.

Pada pertengahan Februari yang lalu, Manchester City secara resmi dijatuhkan sanksi yang berat dari UEFA berupa larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim, yakni musim 2020/21 dan 2021/22. Man City sendiri telah mengajukan banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga [CAS] dengan harapan bisa menggugurkan sanksi tersebut.

Akan tetapi upaya banding mereka di CAS terkendala semakin meluasnya penyebaran virus corona di daratan Eropa. Banyak pihak memprediksi bahwa proses banding yang diajukan oleh The Cityzens akan tertunda hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Kondisi tersebut nyatanya membuat kemungkinan City tampil di Liga Champions musim depan semakin tak pasti.

Bahkan kondisi semakin sulit lantaran belum lama ini delapan dari 10 tim teratas di Premier League musim 2019/20 dikabarkan telah mendesak CAS untuk melarang City tampil di kompetisi Eropa di musim depan sembari membiarkan proses banding tetap berlanjut. Adapun delapan klub yang dimaksud adalah Liverpool, Manchester United, Arsenal, Chelsea, Wolverhampton Wanderers, Leicester City, Burnley, dan Tottenham Hotspur.

Dilansir dari Daily Mirror, Man City diklaim telah menuding Arsenal sebagai pemimpin dari deretan klub tadi yang mencoba untuk menghalangi mereka tampil di Liga Champions musim depan. Namun hingga saat ini pihak The Gunners masih belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar tersebut.

Artikel Tag: Manchester City, Arsenal, liga champions

732  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini