Terungkap, Laga Ini Hampir Menghancurkan Rekor Sempurna Floyd Mayweather

Floyd Mayweather
Berita Tinju: Floyd Mayweather dikenal sebagai salah satu petinju terbaik sepanjang masa dengan rekor profesional sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan. Namun di balik catatan gemilang itu, terdapat satu pertarungan yang menurut wasit kawakan, Kenny Bayless, seharusnya berujung kekalahan bagi sang legenda, jika aturan diterapkan secara kaku.
Dalam sebuah diskusi bersama ALL THE SMOKE FIGHT serta Ring Champs bersama Ak dan Barak, Bayless menyoroti duel antara Mayweather dan Zab Judah pada 2006 silam. Pertarungan tersebut berakhir dengan kemenangan angka mutlak untuk Mayweather, tanpa perdebatan berarti soal siapa yang unggul di atas ring. Meski begitu, insiden di ronde ke-10 menyisakan kontroversi yang hingga kini masih dibicarakan.
Saat itu, Judah mendaratkan pukulan rendah yang jelas terlihat, lalu disusul dengan pukulan ke belakang kepala Mayweather. Situasi menjadi semakin panas ketika Roger Mayweather, paman sekaligus pelatih Floyd, naik ke apron ring dan memicu kericuhan yang melibatkan tim kedua petinju.
Bayless menjelaskan bahwa berdasarkan regulasi tinju profesional, tindakan tersebut seharusnya berakibat fatal bagi Mayweather. “Di ronde ketika Zab mendaratkan pukulan rendah lalu menghantam bagian belakang kepala, Roger Mayweather meloncat ke apron ring,” ujar Bayless. “Kalau mengacu aturan tertulis, itu berarti diskualifikasi. Tidak ada pengecualian.”
Namun, wasit yang memimpin laga tersebut, Richard Steele, memilih menggunakan diskresi demi menjaga situasi tetap terkendali. Bayless menilai keputusan itu diambil demi mencegah kekacauan yang lebih besar. “Kalau pertarungan dihentikan saat itu juga, arena bisa meledak. Situasinya bakal sangat kacau,” tambahnya.
Secara performa, Floyd Mayweather memang tampil lebih stabil sepanjang laga. Ia unggul dalam kontrol jarak, pertahanan, serta akurasi pukulan, sementara Judah sempat mencuri beberapa ronde awal dengan kecepatan dan agresivitasnya. Karena itu, hasil akhir tidak menuai protes besar dari publik maupun media.
Meski demikian, pengakuan Bayless membuka perspektif baru tentang betapa tipisnya garis antara rekor sempurna dan kekalahan bagi Mayweather. Beberapa laga lain seperti duel melawan Jose Luis Castillo dan Marcos Maidana juga kerap disebut sebagai pertarungan ketat, tetapi insiden melawan Judah dinilai paling dekat membawa konsekuensi administratif yang serius.
Cuplikan pernyataan Bayless tersebut bahkan kembali ramai setelah dibagikan ulang oleh Zab Judah di media sosial, menghidupkan kembali perdebatan lama soal momen paling genting dalam karier Floyd Mayweather.
Artikel Tag: floyd mayweather
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/terungkap-laga-ini-hampir-menghancurkan-rekor-sempurna-floyd-mayweather
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini