WBA dan WBO Tolak Sabuk Khusus di Duel David Benavidez vs Gilberto Ramirez

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 14 Mar 2026, 16:55 WIB - 82 views
David Benavidez

David Benavidez

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju : David Benavidez kembali menjadi sorotan menjelang pertarungan besar yang berpotensi mengubah arah kariernya. Petinju asal Amerika Serikat itu berencana naik ke kelas cruiserweight untuk menantang juara WBA dan WBO, Gilberto Ramirez, dalam duel yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei di Las Vegas.

Pertarungan ini menjadi kesempatan bagi Benavidez untuk mencatat sejarah sebagai juara dunia di tiga kelas berbeda. Sebelumnya, ia telah meraih kesuksesan di kelas menengah super dan kini memegang sabuk juara dunia WBC kelas berat ringan. Meski demikian, rencana naik kelas tersebut tidak membuatnya meninggalkan gelar yang saat ini ia miliki.

Presiden WBC Mauricio Sulaiman menyatakan bahwa Benavidez tetap dapat mempertahankan sabuk kelas berat ringan miliknya. Hal itu terjadi setelah petinju berusia 28 tahun tersebut mengajukan permohonan resmi kepada organisasi dan bersedia membayar sebagian biaya sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Namun menjelang duel besar itu, muncul polemik baru setelah WBC mengumumkan pembuatan sabuk khusus bertajuk Tollan Tlatequi. Sabuk tersebut disiapkan sebagai penghargaan simbolis bagi pemenang pertarungan antara Gilberto Ramirez dan David Benavidez yang berlangsung pada akhir pekan perayaan Cinco de Mayo, salah satu momen paling penting dalam kalender tinju dunia.

Kedua petinju bahkan telah menghadiri acara promosi di Mexico City dan melakukan sesi tatap muka untuk mempromosikan duel tersebut. Pertarungan ini diperkirakan menarik perhatian besar karena mempertemukan dua petinju elit dengan latar belakang Meksiko dan Amerika Serikat yang sama sama memiliki basis penggemar kuat.

Meski begitu, langkah WBC menghadirkan sabuk tambahan tidak diterima oleh semua pihak. Laporan dari sejumlah media tinju internasional menyebutkan bahwa WBA dan WBO menolak gagasan tersebut. Kedua badan tinju itu bahkan dikabarkan tidak akan mempertaruhkan gelar mereka apabila sabuk tambahan tersebut tetap disertakan dalam laga.

Selama ini WBC memang dikenal sering memperkenalkan sabuk edisi khusus untuk pertarungan besar. Sabuk semacam itu biasanya diberikan sebagai penghargaan simbolis yang terpisah dari gelar juara dunia resmi. Sejumlah laga besar yang melibatkan nama besar seperti Saul Canelo Alvarez dan Tyson Fury juga pernah menggunakan sabuk edisi khusus serupa.

Namun situasi kali ini dinilai berbeda karena gelar dunia WBC tidak dipertarungkan, sementara sabuk peringatan tetap diperkenalkan. Hal ini memicu perdebatan mengenai peran dan batas kewenangan badan tinju dalam menentukan simbol kejuaraan di sebuah pertarungan.

Kontroversi tersebut muncul di tengah meningkatnya kritik terhadap sistem gelar dalam dunia tinju profesional. Beberapa pengamat menilai banyaknya organisasi dan sabuk kejuaraan membuat struktur kompetisi tinju semakin rumit.

Di saat yang sama, industri tinju juga tengah menghadapi perubahan besar setelah kemunculan proyek promosi baru yang dipimpin Dana White melalui Zuffa Boxing. Organisasi baru itu disebut ingin menciptakan sistem kejuaraan yang lebih sederhana dan berpotensi menantang dominasi badan tinju tradisional.

Dengan berbagai dinamika yang berkembang, duel antara David Benavidez dan Gilberto Ramirez bukan hanya menarik dari sisi olahraga, tetapi juga menjadi sorotan dalam perdebatan yang lebih luas tentang masa depan sistem kejuaraan tinju dunia.

Artikel Tag: wbo, wba, wbc, david benavidez, gilberto ramirez

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/wba-dan-wbo-tolak-sabuk-khusus-di-duel-david-benavidez-vs-gilberto-ramirez
82
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini