Stephen Clarke Pilih Bersabar dalam Meniti Karier Tinju Profesional

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 07 Nov 2026, 15:00 WIB - 103 views
Stephen Clarke menandatangani kontrak manajemen dengan Paul Smith dan mempercayakan program latihannya kepada Stephen Smith. (Foto: Fight TV)

Stephen Clarke menandatangani kontrak manajemen dengan Paul Smith dan mempercayakan program latihannya kepada Stephen Smith. (Foto: Fight TV)

Ligaolahraga.com -

Petinju kelas menengah asal Liverpool, Stephen Clarke, memilih bersabar dalam membangun karier profesionalnya bersama keluarga Smith.

Petinju berusia 25 tahun itu percaya pengalaman Paul Smith dan Stephen "Swifty" Smith dapat membantunya berkembang sebelum mengejar kesempatan bertarung memperebutkan gelar juara.

Hampir tiga tahun setelah mengakhiri karier amatirnya, Clarke kini memiliki rekor 10 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk tiga kemenangan knockout (KO).

Ia menandatangani kontrak manajemen dengan Paul Smith dan mempercayakan program latihannya kepada Stephen Smith.

Stephen Clarke dijadwalkan menghadapi Harvey Collison pada 7 November dalam rangkaian pertarungan tambahan duel Joshua Buatsi melawan Willy Hutchinson II di AO Arena, Manchester.

Ajang yang dipromotori Queensberry tersebut akan disiarkan secara langsung melalui DAZN ke seluruh dunia.

Keluarga Smith memiliki pengalaman panjang di dunia tinju. Keempat bersaudara itu pernah menjadi juara nasional amatir, meraih gelar juara profesional Inggris, serta tampil dalam pertarungan perebutan gelar dunia.

Liam Smith, mantan pemegang gelar WBO kelas menengah junior, masih dikaitkan dengan sejumlah pertarungan besar.

Sementara itu, Callum Smith, mantan juara dunia kelas menengah super, akan menghadapi Dmitry Bivol dalam perebutan gelar kelas berat ringan The Ring dan gelar juara dunia terpadu dalam beberapa pekan mendatang.

Paul dan Stephen Smith kini menjalani aktivitas di luar ring, tetapi keduanya tetap membawa pengalaman panjang sebagai petinju profesional.

Mereka memahami pentingnya proses pembinaan jangka panjang, berbeda dengan perkembangan tinju modern yang semakin menuntut prospek muda untuk segera tampil dalam pertarungan besar.

Clarke mengaku mendapat banyak manfaat dari pendekatan tersebut. Menurutnya, Stephen Smith selalu menekankan pentingnya mengumpulkan pengalaman sebelum menerima tantangan perebutan gelar.

"Keempat bersaudara itu memiliki pengalaman sebanyak siapa pun dalam dunia tinju," kata Clarke kepada The Ring.

"Saya ingat Swifty pernah mengatakan kepada saya bahwa tidak perlu terburu-buru. Kami akan menjalani pertarungan satu demi satu dan mengumpulkan pengalaman sebanyak mungkin. Ketika kesempatan memperebutkan gelar tiba, kami akan siap memenangkannya karena sudah memiliki pengalaman tersebut," ujarnya.

Stephen Clarke menilai banyak petinju muda yang terlalu cepat mendapatkan pertarungan besar.

Padahal, karier profesional masih panjang sehingga mereka tidak perlu terburu-buru mengejar peluang sebelum benar-benar siap.

Meski demikian, perkembangan Clarke mulai menunjukkan peningkatan.

Duel melawan Collison akan menjadi penampilan ketiganya secara beruntun dalam pertarungan delapan ronde. Ia juga semakin terbiasa tampil dalam kartu pertandingan besar.

Clarke menyadari persaingan di kelas menengah semakin menarik, terutama karena banyak prospek muda berkembang pada periode yang sama.

"Ini sangat menarik. Ada sejumlah pertarungan besar yang bisa terwujud pada masa mendatang. Sejak kecil, itulah yang diinginkan seorang petinju. Kami ingin tampil dalam pertarungan besar, di arena yang penuh penonton dengan atmosfer luar biasa," tuturnya.

Artikel Tag: liam smith

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/stephen-clarke-pilih-bersabar-dalam-meniti-karier-tinju-profesional
103
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini