Ryan Garcia Kritik Stevenson Usai Jadi Juara Dunia

Ryan Garcia dan Shakur Stevenson
Berita Tinju : Ryan Garcia menegaskan keinginannya untuk menghadapi Shakur Stevenson, namun dengan nada yang cukup merendahkan. Ia bahkan menyebut rivalnya itu bukan petinju berbahaya seperti yang selama ini digembar gemborkan.
Garcia baru saja mencatatkan salah satu kemenangan terbaik dalam kariernya setelah mengalahkan Mario Barrios melalui keputusan mutlak. Dalam pertarungan tersebut, ia sukses menjatuhkan Barrios sejak ronde pertama sebelum mengamankan sabuk WBC kelas welter.
Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Garcia, yang sebelumnya sempat mengalami masa sulit. Ia kalah dari Rolando Romero dan harus menjalani sanksi akibat kasus doping pada 2024. Selain itu, hasil kemenangannya atas Devin Haney juga sempat dibatalkan menjadi no contest.
Setelah kembali ke jalur kemenangan, Garcia langsung mengincar pertarungan besar berikutnya. Nama Stevenson pun kembali muncul sebagai target utama, apalagi keduanya sempat terlibat adu argumen di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
Namun, Stevenson sendiri tengah mempertimbangkan langkah berbeda dalam kariernya. Setelah merebut gelar WBO kelas super ringan dengan mengalahkan Teofimo Lopez, ia membuka peluang turun kelas ke lightweight untuk menghadapi Lamont Roach Jr.
Situasi ini membuat Garcia frustrasi. Ia menilai Stevenson tidak menunjukkan kualitas sebagai petinju terbaik dan terlalu banyak menghindari pertarungan besar.
“Saya benar benar ingin melawan Shakur. Kamu bukan yang terbaik. Bahkan kamu belum menunjukkan kualitas itu,” ujarnya.
Ia melanjutkan dengan sindiran yang lebih tajam, “Banyak petinju yang benar benar monster. Kamu bukan monster, kamu lebih seperti anak anjing.”
Sebelumnya, duel antara Garcia dan Stevenson sempat direncanakan dalam skema catchweight di 144 pon. Namun rencana tersebut tampaknya semakin sulit terwujud, mengingat perbedaan arah karier keduanya.
Ryan Garcia kini berada di kelas welter dan tampak nyaman di divisi tersebut, sementara Stevenson justru mempertimbangkan turun berat badan. Perbedaan ini menjadi hambatan utama dalam mewujudkan salah satu duel paling dinanti di dunia tinju saat ini.
Meski begitu, tensi antara kedua petinju terus meningkat. Jika kondisi memungkinkan, bukan tidak mungkin pertarungan ini tetap terjadi di masa depan dan menjadi salah satu laga terbesar di era modern.
Artikel Tag: tinju dunia, wbc, welterweight, ryan garcia, shakur stevenson
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/ryan-garcia-kritik-stevenson-usai-jadi-juara-dunia

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini