Raymond Muratalla Nilai Terlalu Dini bagi Andy Cruz Hadapi Ujian Besar

Raymond Muratalla (kiri) menilai Andy Cruz belum siap menghadapi level perlawanan seberat ini. (Foto: Fight TV)
Raymond Muratalla sama sekali tidak meragukan kemampuan Andy Cruz sebagai petinju.
Juara dunia IBF kelas ringan yang belum terkalahkan itu mengakui kualitas Cruz dan bahkan meyakini bahwa petinju asal Kuba tersebut suatu hari nanti akan menjadi juara dunia.
Namun, menjelang pertarungan mereka, Muratalla menilai langkah yang diambil Cruz saat ini terlalu besar dan datang terlalu cepat.
Raymond Muratalla akan mempertahankan gelar IBF kelas 135 pon dalam duel 12 ronde melawan Cruz pada Sabtu (24/1) malam di Fontainebleau Las Vegas.
Meski Cruz datang dengan status favorit taruhan, Muratalla yakin pengalaman dan tekanan yang ia berikan akan menjadi faktor penentu. Ia menilai Cruz belum siap menghadapi level perlawanan seberat ini.
Cruz menjadi penantang wajib hanya dalam enam pertarungan profesional, sebuah jalur cepat yang jarang terjadi.
Sebaliknya, Raymond Muratalla (23-0, 17 KO) menempuh proses panjang dan bertahap dari prospek hingga akhirnya menjadi juara dunia.
Dengan pengalaman profesional hampir empat kali lipat dibanding Cruz (6-0, 3 KO), petinju asal Fontana, California, itu percaya perbedaan jam terbang akan sangat terasa di atas ring.
Menurut Muratalla, tekanan mental dan fisik yang ia berikan akan menjadi masalah besar bagi Cruz.
Ia meyakini bahwa seiring berjalannya ronde, dirinya akan mampu mematahkan perlawanan sang penantang, bahkan tidak menutup kemungkinan menghentikan laga sebelum bel akhir.
Muratalla menegaskan bahwa kekuatannya adalah senjata nyata yang bisa mengubah jalannya pertarungan kapan saja.
Andy Cruz sendiri dikenal luas berkat prestasinya di level amatir, termasuk medali emas Olimpiade Tokyo 2021 setelah mengalahkan Keyshawn Davis di partai final.
Namun Raymond Muratalla diyakini menjadi lawan terberat yang akan dihadapi Cruz sejak beralih ke tinju profesional.
Cruz meraih hak menantang gelar setelah menghentikan Hironori Mishiro pada ronde kelima dalam laga eliminator IBF Juni lalu.
Di sisi lain, Muratalla juga memiliki motivasi besar.
Setelah mengalahkan Zaur Abdullaev dan kemudian diangkat sebagai juara penuh IBF usai pensiunnya Vasiliy Lomachenko, ia kini mengincar kemenangan besar yang bisa mengangkat namanya di peta elite kelas ringan.
Mengalahkan petinju dengan latar belakang Olimpiade seperti Cruz, menurut Muratalla, akan menjadi tambahan penting dalam rekam jejaknya dan membuka jalan menuju pertarungan-pertarungan besar berikutnya.
Artikel Tag: Raymond Muratalla, Andy Cruz, Las Vegas, Amerika Serikat
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/raymond-muratalla-nilai-terlalu-dini-bagi-andy-cruz-hadapi-ujian-besar



Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini