Ragam Tinju: Mengenang Hari Lahir 'The Greatest' Muhammad Ali Pada 17 Januari

Penulis: Hanif Rusli
Selasa 17 Jan 2017, 21:15 WIB
Ragam Tinju: Mengenang Hari Lahir 'The Greatest' Muhammad Ali Pada 17 Januari

Siapa sangka bayi 'spesial' ini kemudian menjadi setampan ini?

Ligaolahraga – Ragam Tinju: Cassius Marcellus Clay Jr, begitu Muhammad Ali dulu dikenal, dilahirkan di Rumah Sakit Umum Louisville pada 17 Januari 1942, pukul 18.35 waktu setempat. Terlahir dari rahim ibunda Odessa Grady Clay yang punya memori mendalam saat Ali terlahir ke dunia.

Berikut adalah petikan-petikan kalimat Odessa dalam buku biografi “Muhammad Ali: Life and Times” karangan Thomas Hauser:

 

“Kami memanggil Muhammad dengan sebutan ‘GG’ saat dia lahir — Anda tahu bayi suka berceloteh di boks mereka — dia biasanya berkata ‘gee, gee, gee, gee.’ Dan kemudian, saat dia menjadi juara Golden Gloves, dia berkata kepada kami, ‘Kalian tahu apa artinya itu? Saya berusaha mengatakan Golden Gloves,’ Jadi kami memanggilnya dengan GG, dan terkadang saya masih melakukannya.”

 

“Ketika dia masih anak-anak, dia tak pernah duduk diam. Dia berjalan, berbicara dan melakukan semua hal sebelum waktunya. Ketika dia berusia dua tahun, dia akan terbangun di tengah malam dan melemparkan semua barang di atas meja rias ke lantai.”

 

http://assets.nydailynews.com/polopoly_fs/1.2660677.1465069737!/img/httpImage/image.jpg_gen/derivatives/gallery_1200/muhammad-ali-mother-odessa-grady-clay-1963.jpg

 

“Kebanyakan anak laki-laki akan berlari kian kemari dengan kaki menapak lantai atau berjalan. Tapi GG melakukannya sambil menjinjit sepanjang waktu.”

 

“Dia suka menyumpalkan kue ke dalam mulutnya dan mulutnya akan penuh, tapi dia masih akan berkata, “Kue lagi, Bu; kue lagi.’”

 

“Ketika dia berusia empat tahun, dia sangat percaya diri. Bahkan ketika bermain dengan anak-anak yang lebih tua, dia selalu ingin menjadi pemimpinnya. Dia akan berkata kepada teman-temannya, ‘Oke, hari ini saya akan menjadi ayahnya.’”

 

http://img.thesun.co.uk/aidemitlum/archive/02910/Muhammad_Ali_2910466a.jpg

 

“Kemudian adik laki-lakinya, Rudolph, lahir. Jika saya akan memukul Rudolph, GG akan berlari dan merenggut tangan saya, lalu berkata, ‘Jangan kau pukul bayiku.’”

 

“Satu kali, dia mengikatkan tali pada tirai di kamar tidur kami, dan menjulurkan talinya keluar jendela, mengelilingi rumah sampai ke jendelanya. Kemudian dia menunggu sampai kami akan tidur, dan menarik talinya agar tirainya bergerak.”

 

“Semua hal yang dia lakukan sepertinya berbeda sebagai seorang anak. Dia bahkan mengidap campak dan cacar air pada saat yang bersamaan.”

 

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2016/06/06/00/34F4EBDF00000578-0-image-m-90_1465168275427.jpg

 

“Pikirannya seperti angin di bulan Maret, bertiup ke segala arah.”

 

“Kapanpun saya mengira saya dapat memprediksi apa yang dia akan lakukan, dia akan berbalik dan membuktikan saya salah.”

 

“Saya selalu merasa Tuhan menjadikan Ali sebagai orang spesial, tapi saya tidak tahu mengapa Tuhan memilih saya untuk menjadi ibu anak ini.”

Artikel Tag: Cassius Clay, Muhammad Ali, Odessa Clay, Tinju

6106  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini