Legenda Tinju Ini Minta Moses Itauma Pecat Ben Davison Usai Kalah

Moses Itauma bersama pelatihnya, Ben Davison
Berita Tinju - Moses Itauma memang gagal mewujudkan ambisinya menjadi juara dunia kelas berat setelah kalah TKO dari Filip Hrgovic di The O2 Arena, London, Sabtu, 29 Agustus 2026. Itauma tampil dominan pada sebagian besar ronde awal dan bahkan menjatuhkan Hrgovic pada ronde kedua.
Namun, keadaan berubah drastis memasuki ronde kedelapan. Itauma mulai kehabisan tenaga setelah mengeluarkan banyak pukulan, sementara Hrgovic mampu bertahan dan terus memberikan tekanan. Pada ronde kesembilan, petinju Kroasia tersebut memanfaatkan kondisi lawannya hingga wasit menghentikan pertarungan.
Kekalahan itu menjadi yang pertama dalam karier profesional Itauma. Sebelumnya, petinju berusia 21 tahun tersebut memenangi 14 pertarungan profesional secara beruntun dan dianggap sebagai salah satu prospek terbesar di kelas berat.
Kondisi fisik Itauma kemudian menjadi bahan perdebatan. Tim Bradley, mantan juara dunia dua kelas yang masuk International Boxing Hall of Fame pada 2023, bahkan menilai tim pelatih yang dipimpin Ben Davison gagal mempersiapkan Itauma menghadapi pertarungan 12 ronde.
“Tim Anda tidak melakukan pekerjaan dengan baik. Moses Itauma, pecat tim Anda. Mereka tidak mempersiapkan Anda untuk pertarungan ini, baik secara mental maupun taktik,” ujar Bradley melalui kanal YouTube miliknya.
Bradley juga menyoroti aspek kebugaran. Menurutnya, petinju kelas berat tetap harus membangun stamina untuk menghadapi pertarungan panjang, meskipun jarang mencapai ronde ke-12.
“Secara kondisi fisik, mereka juga tidak mempersiapkan Anda dengan baik. Anda bukan hanya bertarung enam atau sembilan ronde, tetapi harus siap menjalani 12 ronde keras,” katanya.
Ia kemudian menyarankan Itauma menggunakan latihan ronde berdurasi empat menit dengan waktu istirahat hanya 30 detik untuk meningkatkan kemampuan mengatur tempo dan daya tahan.
Bradley bahkan menilai Itauma membutuhkan perubahan besar di luar teknik bertinju. “Sudut Anda juga sangat mengecewakan. Persiapan untuk pertarungan ini buruk. Anda membutuhkan tim baru karena mereka telah mengecewakan Anda,” ujarnya.
Meski demikian, kritik terhadap Davison tidak datang tanpa bantahan. Fabio Wardley, rekan Itauma di sasana yang juga dilatih Davison, mengatakan Itauma sebenarnya menjalani beberapa sesi sparring 12 ronde selama persiapan.
Sementara itu, peluang Moes Itauma melakukan rematch melawan Hrgovic dalam waktu dekat masih kecil. Promotor Frank Warren menyebut Hrgovic kemungkinan akan menghadapi Frank Sanchez pada pertahanan gelar pertamanya.
Artikel Tag: tim bradley, ibf, frank warren, ben davison, heavyweight, rematch, filip hrgovic
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/legenda-tinju-ini-minta-moses-itauma-pecat-ben-davison-usai-kalah
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini