Usai Australian Open Musim 2020, Caroline Wozniacki Putuskan Gantung Raket

Penulis: Dian Megane
Jumat 06 Des 2019, 21:30 WIB
Usai Australian Open Musim 2020, Caroline Wozniacki Putuskan Gantung Raket

Caroline Wozniacki berpose dengan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya, gelar Australian Open musim 2018

Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 1 dunia, Caroline Wozniacki telah mengumumkan tentang pensiunnya ia dari dunia tenis professional pada hari ini (06/12) waktu setempat.

Bintang tenis Denmark, Wozniacki akan mengakhiri kariernya di dunia tenis setelah Australian Open musim 2020, turnamen penuh kenangan ketika ia memenangkan gelar Grand Slam pertamanya pada musim 2018.

“Saya telah mencapai semua yang bisa saya mimpikan di lapangan,” tutur Wozniacki.

“Saya selalu mengatakan kepada diri saya sendiri, ketika waktunya tiba, ada hal lain di luar tenis yang ingin saya lakukan, dan sekaranglah waktunya. Dalam beberapa bulan terakhir, saya menyadari bahwa ada hal lebih dalam hidup yang ingin saya capai di luar lapangan.”

“Menikah dengan David adalah salah satu tujuan itu dan membangun keluarga bersamanya sambil terus bepergian ke seluruh penjuru dunia dan membantu meningkatkan kewaspadaan tentang peradangan sendi (proyek yang akan datang) adalah hasrat saya untuk terus melangkah.”

“Oleh karena itu, hari ini (06/12) saya mengumumkan bahwa saya akan pensiun dari dunia tenis profesional setelah Australian Open pada Januari mendatang. Ini tidak ada hubungannya dengan kondisi kesehatan saya dan ini bukan ucapan selamat tinggal, saya menantikan untuk membagikan perjalanan menyenangkan lainnya kepada anda semua.”

“Akhirnya, saya ingin berterima kasih dengan sepenuh hati kepada para penggemar, teman-teman, para sponsor, tim, terutama ayah saya sebagai pelatih, suami saya, dan keluarga saya atas semua dukungan selama ini! Tanpa kalian semua, saya tidak akan pernah bisa melakukan ini semua!”

Wozniacki total menghabiskan 71 pekan di posisi puncak dunia tenis putri. Selama lebih dari satu dekade, ia salah satu pesaing yang cukup diperhitungkan dan dengan kemampuannya, ia setidaknya memenangkan satu gelar setiap musimnya pada periode 2008 – 2018. Sampai saat ini, ia telah mengklaim 30 gelar, termasuk tiga gelar turnamen Premier Mandatory – Indian Wells (2011) dan Beijing (2010, 2018) – satu gelar WTA Finals (2017).

Mengakhiri 11 musim secara beruntun dengan berada di peringkat 20 besar, Wozniacki juga cukup konsisten untuk tampil di pekan kedua setiap Grand Slam, terutama di US Open ketika ia lolos ke final pada musim 2009 dan 2014 serta semifinal pada musim 2010, 2011, dan 2016.

Meski cukup sukses di Grand Slam, perjalanan Wozniacki untuk menjadi juara Grand Slam cukup terjal dan berliku, sampai akhirnya ia memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di Australian Open musim 2018 dengan mengalahkan Simona Halep. Di musim yang sama, ia memenangkan dua gelar lainnya, yakni gelar di Eastbourne dan Beijing.

Namun pada musim panas tahun lalu, Wozniacki didiagnosa mengalami peradangan sendi dan meski ia berjuang keras untuk mengatasinya, hal itu berdampak pada gerakan, yang tanpa diragukan adalah aset terbesarnya. Hal tersebut membuatnya menyelesaikan musim 2019 dengan berada di peringkat 38 dunia, peringkat terendahnya sejak 2007 dan ia belum melenggang ke perempatfinal Grand Slam sejak memenangkan Australian Open.

Penampilan Wozniacki di dunia tenis professional akan sampai di titik terakhir pada bulan depan ketika ia mengakhiri kariernya dengan tampil di Auckland dan Australian Open.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Caroline Wozniacki

602  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini