Terdepak Lebih Dini Dari Australian Open, Angelique Kerber Salahkan Hal Ini

Penulis: Dian Megane
Selasa 09 Feb 2021, 06:20 WIB
Angelique Kerber tidak beruntung di Australian Open musim 2021

Angelique Kerber gagal melalui babak pertama Australian Open 2021

Berita Tenis: Angelique Kerber mengakui bahwa ia akan berpikir dua kali tentang berkompetisi di Australian Open musim 2021 jika ia mengetahui tentang karantina ketat yang terpaksa ia lalui.

Juara Australian Open musim 2016 secara mengejutkan kalah di babak pertama dengan menelan kekalahan pahit 6-0, 6-3 dari petenis AS, Bernarda Pera yang pencapaian terbaiknya di Grand Slam sampai saat ini adalah melaju ke babak ketiga.

Petenis peringkat 149 dunia, Pera tidak termasuk petenis yang menjalani karantina ketat seperti petenis berkebangsaan Jerman yang bagi dirinya, karantina tersebut menjadi salah satu faktor dari kekalahan di babak pertama Australian Open musim ini.

Mantan petenis peringkat 1 dunia terpaksa diisolasi selama dua pekan begitu tiba di Melbourne setelah penumpang dalam penerbangannya dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.

Terlepas dari kemunduran tersebut, petenis unggulan ke-23 masih tampil di tiga laga turnamen pemanasan sebelum memasuki laga babak pertama Australian Open melawan Pera, tetapi petenis berusia 33 tahun menyatakan bahwa ia tidak merasakan ritme permainan yang ia miliki sebelum terbang menuju Australia.

“Pastinya hal itu berpengaruh, ya,” ungkap Kerber merujuk kepada karantina ketat yang ia jalani.

“Maksud saya, tentu saya berusaha untuk tetap positif dan melakukan hal yang terbaik tentang situasi dua pekan yang harus saya jalani.”

“Tetapi, tentu anda merasakannya, terutama jika anda melakoni pertandingan sebenarnya dan anda melakoni pertandingan pertama di Grand Slam, serta menghadapi lawan yang tidak menjalani karantina ketat.”

“Saya merasakannya di awal, bahwa bola-bola saya selalu sedikit meleset dan saya tidak merasakan ritme yang saya miliki sebelum dua pekan itu. Tetapi apa yang bisa saya lakukan? Saya berusaha sebaik mungkin. Tentu, anda merasakannya jika anda tidak memukul bola selama dua pekan dan anda tidak berada dalam ritme permainan anda.”

Meski begitu, petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam memuji perjuangan Australia melawan COVID-19, tetapi mengakui bahwa ia akan mempertimbangkan ulang untuk datang ke negeri kangguru tersebut jika ia harus menghadapi periode karantina ketat.

“Pertama-tama, Australia melakukan hal yang benar-benar baik. Kini, ketika anda bebas, anda pergi keluar, semua buka. Tentu, rasanya seperti kehidupan yang normal,” tambah Kerber.

“Tetapi ketika saya mengingat kembali, tentu saya tidak merencanakan dua pekan karantina ketat. Saya tidak tahu, mungkin jika saya mengetahui sebelumnya bahwa ada karantina ketat selama dua pekan tanpa diperbolehkan memukul bola (di luar kamah hotel), saya mungkin akan berpikir dua kali.”

“Tetapi saya berusaha untuk memotivasi diri demi turnamen ini, karena ini adalah salah satu turnamen favorit saya. Tentu saya tahu bahwa kami akan bertanding di hadapan sedikit para penonton, yang rasanya selalu berbeda daripada bermain tanpa penonton.”

“Hal itu membuat bermain tenis jauh lebih menyenangkan. Jadi, itu motivasi saya. tetapi tentu, jika saya mengetahui situasi yang sebenarnya sebelum melakukan perjalanan, saya mungkin akan berpikir dua kali untuk datang ke sini.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Angeligue Kerber, Bernarda Pera

1159  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini