Telan Kekecewaan Di Final US Open 2020, Alexander Zverev Janjikan Ini

Penulis: Dian Megane
Senin 14 Sep 2020, 11:56 WIB
Alexander Zverev kalah dari Dominic Thiem di final US Open 2020

Alexander Zverev masih harus puas menjadi runner up US Open 2020

Berita Tenis: Alexander Zverev berjanji untuk kembali bangkit dari kekecewaan pahit yang ia alami setelah kalah di final US Open musim 2020, salah satunya memenangkan gelar Grand Slam suatu hari nanti.

Petenis berusia 23 tahun tersebut unggul dengan dua set dan satu peluang break ketika melakoni final Grand Slam untuk kali pertama di Flushing Meadows, New York sebelum kalah dengan lima set dari petenis berkebangsaan Austria, Dominic Thiem.

“Saya sudah begitu dekat untuk menjadi juara Grand Slam. Saya hanya terpaut beberapa game lagi, mungkin beberapa poin lagi,” aku Zverev.

“Hal yang membuat saya merasa paling kesal bukan di set ketiga, tetapi di set kelima,” tambah petenis berkebangsaan Jerman merujuk pada kedudukan 5-3 ketika ia berpeluang untuk melakukan servis demi memenangkan pertandingan.

“Saya mendapatkan banyak peluang di set kelima dan tidak memanfaatkannya dengan baik.”

Petenis unggulan kedua, Thiem mengalahkan petenis unggulan kelima dengan 2-6, 4-6, 6-4, 6-3, 7-6 dalam waktu 4 jam 3 menit.

Untuk kali pertama di Open Era selama perhelatan US Open, seorang petenis bangkit dari kehilangan dua set pertama dan keluar sebagai juara. Selain itu, untuk kali pertama final US Open ditentukan melalui babak tiebreak set kelima.

Petenis berkebangsaan Jerman tersebut merasa cukup frustasi dengan cara ia kalah di pertandingan kali ini.

“Yang jelas, unggul dua set tanpa balas dan unggul dengan peluang break di final Grand Slam lalu kalah, bukanlah hal yang mudah,” tutur Zverev.

Debut juara ATP Finals musim 2018 di final US Open terjadi setelah ia melaju ke semifinal Australian Open musim ini. Ia menyatakan kekalahan di Flushing Meadows musim ini, baginya akan terlalu cepat untuk mengatakan apakah ia bisa mengambil hal positif tentang pencapaiannya kali ini.

“Pertanyaan seperti itu, mungkin masih terlalu dini untuk ditanyaka dalam dua, tiga hari ke depan,” tukas petenis berkebangsaan Jerman.

Namun, petenis yang memasuki US Open dengan menghuni peringkat 7 dunia, menambahkan bahwa ia yakin bahwa ia bisa mengklaim gelar prestisius tersebut suatu hari nanti.

“Saya 23 tahun. Saya pikir itu bukan kesempatan terakhir saya. Saya yakin bahwa saya akan menjadi juara Grand Slam suatu hari nanti,” timpal Zverev.

Artikel Tag: Tenis, US Open, alexander zverev, Dominic Thiem

1388  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini