Roger Federer Dukung Carlos Alcaraz Torehkan Sejarah Di Australian Open

Carlos Alcaraz [image: getty images]
Berita Tenis: Roger Federer menyatakan bahwa jika Carlos Alcaraz mampu menorehkan Career Grand Slam sebelum berusia 23 tahun, maka itu akan menjadi momen yang sangat istimewa bagi dunia tenis.
Petenis peringkat 1 dunia memiliki peluang untuk menorehkan tonggak bersejarah tersebut di Australian Open, turnamen di mana ia belum bisa melampaui perempatfinal. Melbourne Park telah menjadi titik lemah bagi petenis berkebangsaan Spanyol yang telah memenangkan tiga Grand Slam lain masing-masing sebanyak dua kali sejak musim 2022. Musim lalu, ia memenangkan gelar French Open dan US Open.
Federer memenangkan gelar Grand Slam untuk kali pertama dalam kariernya pada musim 2003, tetapi tidak sampai enam musim kemudian ia menorehkan Career Grand Slam – memenangkan keempat Grand Slam – saat ia berusia 27 tahun. Ia kembali ke Australian Open musim ini untuk menjadi bintang utama Upacara Pembukaan Grand Slam di Melbourne, di mana ia akan berpartisipasi di laga eksibsi.
Berbicara tentang Alcaraz selama konferensi pers, mantan petenis berkebangsaan Swisss menyatakan bahwa ia mendukung petenis berkebangsaan Spanyol, tetapi pada waktu yang sama ia menyampaikan peringatan tentang ancaman yang akan ia hadapi. Di antara mereka yang akan menantangnya adalah Jannik Sinner yang mengincar untuk menjadi petenis putra pertama sejak Novak Djokovic yang memenangkan gelar Grand Slam tersebut untuk kali ketiga secara beruntun.
“Ia (Alcaraz) mengetahuinya. Ini seperti Rory Mcllroy yang mengincar Masters, anda tahu, hal-hal seperti itu menyulitkan,” komentar Federer tentang petenis berkebangsaan Spanyol.
“Tetapi pada akhirnya, momentumnya bergeser pada babak pertama, kemudian mentalitasnya adalah poin demi poin. Begitulah adanya. Tetapi memang benar, di usianya yang masih muda, untuk bisa menyelesaikan Calender atau Career Grand Slam saat ini juga, itu sungguh luar biasa.”
“Jadi, mari kita lihat apakah ia mampu melakukan hal luar biasa pekan ini dan saya harap ia bisa, karena bagi olahraga ini, sekali laagi, itu akan menjadi momen yang sangat istimewa.”
“Tetapi ia memiliki 100 petenis lain yang meengatakan, ‘Kami tidak setuju dengan rencana itu’. Jadi, mereka akan mencoba segala cara untuk menghentikannya.”
Alcaraz dan Sinner telah membentuk rivalitas sengit di turnamen ATP dan mereka telah memenangkan delapan gelar Grand Slam terakhir di antara mereka. Petenis berkebangsaan Spanyol sampai saat ini unggul 10-6 dalam head to head mereka dan telah memenangkan tujuh dari sembilan pertemuan mereka sejak musim 2024. Dua kekalahannya terjadi ketika mereka bertemu di final Wimbledon dan ATP Finals musim lalu.
“Rivalitas antara Alcaraz dan Sinner, saya pikir itu salah satu hal yang hebat. Maksud saya, mereka memainkan permainan memukau,” tutur Federer.
“Final French Open sungguh luar biasa. Saya pikir permainannya, bukan berarti harus sampai seperti itu, tetapi menurut saya sangat bagus kita bisa menyaksikannya. Karena saya merasa, untuk sesaat, dunia olahraga seakan berhenti dan menyaksikan ke arah Paris dan apa yang terjadi di set kelima yang epik itu.”
“Karena sebenarnya pertandingan itu bisa saja berakhir jauh lebih cepat untuk Sinner dan kemudian tiba-tiba, semuanya berakhir dengan cara yang sangat gila, mungkin salah satu pertandingan terhebat yang pernah kita saksikan dalam olahraga kita.”
“Jadi, saya pikir bagus kita masih memanfaatkan momentum itu dan mereka memperkuatnya dengan saling berhadapan di semua final lainnya dan semua orang berusaha untuk mengejar dan mereka masih berusaha untuk menjauh.”
“Karena apa yang telah kita lihat dalam hal perkembangan mereka dalam beberapa musim terakhir, itu luar biasa. Saya sedikit berlatih dengan mereka dan mereka adalah petenis yang hebat dalam menembakkan bola dan jelas masih banyak lagi yang akan datang.”
Artikel Tag: Tenis, australian open, Carlos Alcaraz, Roger Federer
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/roger-federer-dukung-carlos-alcaraz-torehkan-sejarah-di-australian-open
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini