Flavio Cobolli Ungkap Bagaimana Rasanya Berlatih Bersama Carlos Alcaraz

Flavio Cobolli [kiri] dan Carlos Alcaraz [kanan] [image: getty images]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Italia, Flavio Cobolli menghabiskan banyak waktu bersama Carlos Alcaraz menjelang musim 2026.
Petenis peringkat 15 dunia berlatih bersama petenis peringkat 1 dunia, Alcaraz di Murcia pada bulan Desember musim lalu, dengan kedua petenis mempersiapkan diri untuk memasuki musim yang baru.
Hal tersebut tampak bekerja dengan baik bagi Alcaraz yang memenangkan gelar Australian Open, turnamen pertamanya pada musim 2026, sementara petenis berkebangsaan Italia masih kesulitan untuk menemukan performa terbaiknya.
Namun, setelah petenis berusia 23 tahun memenangkan gelar di Acapulco pekan lalu, ia mengungkapkan bagaimana rasanya berlatih bersama petenis peringkat 1 dunia.
Dalam wawancara dengan La Gazetta dello Sport, petenis peringkat 15 dunia mengungkapkan bagaimana menantang, tetapi menyenangkan berlatih bersama Alcaraz, menjelaskan bahwa ia mendapatkan kekuatan dari hal itu.
“Ia memberi saya banyak kekuatan,” aku Cobolli. “Dan ketika saya harus menanggung konsekuensi kekalahan, saya memikulnya sendiri, dua atau tiga sesi latihan kekuatan tambahan, sebut saja begitu.”
“Berlatih bersama Carlos selalu menyenangkan, tetapi juga bekerja keras. Ditambah lagi, di awal Desember saya barus saja selesai melakoni Davis Cup, dengan pertandingan-pertandingan maraton yang menguras energi fisik maupun mental saya.”
Sementara itu, petenis berkebangsaan Italia baru satu kali bertemu Alcaraz di turnamen ATP, yaitu di French Open musim 2023. Di pertemuan tersebut, petenis berkebangsaan Spanyol mengalahkan petenis berkebangsaan Italia dengan tiga set langsung.
Sementara petenis peringkat 15 dunia belum bertemu petenis peringkat 1 dunia lagi dalam satu musim terakhir, ia menghadapi petenis peringkat 2 dunia sekaligus rekan senegaranya, Jannik Sinner. Mereka bertemu di Wina musim lalu yang dimenangkan petenis peringkat 2 dunia dengan dua set langsung sebelum memenangkan gelar tersebut.
Meskipun tidak memenangkan pertandingan tersebut, petenis berusia 23 tahun mengungkapkan bahwa pertandingan tersebut membuatnya menyadari bahwa adalah petenis yang lebih tangguh dibanding yang ia kira dan membuktikan bahwa orang-orang yang meragukannya salah tentang permainannya di hard-court.
“Pertama-tama, saya menyadari bahwa saya petenis yang lebih tangguh untuk dihadapi dan saya bisa bermain di lapangan mana pun. Mereka selalu mengatakan kepada saya bahwa saya tidak pernah bisa meraih pencapaian yang luar biasa di hard-court,” tutur Cobolli.
“Pada akhirnya, pertandingan terbaik saya, sebelum gelar ini (Acapulco), adalah di hard-court dalam ruangan. Bahkan melawan Jannik contohnya, di mana saya bermain dengna sangat baik di babak 16 besar Vienna Open, meskipun saya berakhir dengan kekalahan.”
Cobolli memenangkan gelar turnamen hard-court pertama dalam kariernya di Mexican Open pekan lalu dan akan berusaha melanjutkan momentum tersebut ketika turun di Indian Wells Open.
Artikel Tag: indian wells open, mexican open, carlos alcaraz, flavio cobolli
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/flavio-cobolli-ungkap-bagaimana-rasanya-berlatih-bersama-carlos-alcaraz
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini