Penuh Terobosan Di Wimbledon, Langit Jadi Batas Bagi Arthur Fery

Arthur Fery [image: LTA]
Berita Tenis: Saat Arthur Fery melanjutkan peningkatan pesatnya di Wimbledon musim 2026, semua mata akan segera beralih menuju semifinal bersejarah melawan Alexander Zverev.
Petenis peringkat 114 dunia melakoni Wimbledon dengan menggunakan wild card dan hanya pernah meraih dua kemenangan di Grand Slam di sepanjang kariernya. Peluangnya untuk melaju jauh di Grand Slam sangat kecil, tetapi ia telah membuktikan semua orang salah dan terus melakukannya.
Setelah memetik dua kemenangan beruntun dengan lima set, petenis tuan rumah menampilkan salah satu pertandingan terbaik dalam hidupnya untuk mengalahkan petenis berkebangsaan Italia, Flavio Cobolli, petenis kalah dari Zverev di final French Open beberapa pekan lalu.
Petenis berusia 23 tahun tidak pernah terlihat tidak pantas berada di lapangan utama dan menampilkan permainan tenis yang membuktikan hal tersebut. Sebelum Wimbledon musim ini, ia hanya satu kali mencapai perempatfinal turnamen ATP.
“Saya selalu percaya pada diri sendiri dan percaya bahwa saya bisa menjadi petenis top dunia,” seru Fery, yang sekarang berada di peringkat 36 dunia berkat terobosannya di London musim ini.
“Jelas, menjadi semifinalis Wimbledon adalah sesuatu yang luar biasa. Saya menjalaninya pertandingan demi pertandingan. Saya tidak melihat ke depan. Saya hanya memainkan setiap pertandingan apa adanya.”
Petenis yang akan berusia 24 tahun pada hari final, termasuk dalam daftar petenis yang semakin bertambah yang memilih untuk menempuh jalur tenis perguruan tinggi sebelum menjadi profesional. Bermain untuk Universitas Stanford, prestasinya termasuk menjadi dua kali ITA All-American (2022, 2023). Kemudian ia debut di turnamen ATP pada akhir musim 2024 di Stockholm setelah lolos babak kualifikasi.
Saat kembali beraksi untuk melakoni semifinal, petenis tuan rumah kemungkinan akan menghadapi tugas yang lebih sulit saat menghadapi juara French Open musim 2026, Zverev daripada saat menghadapi petenis unggulan kesembilan, Cobolli. Petenis berkebangsaan Jerman memiliki karier selama 11 musim di Grand Slam dan mengantongi 25 gelar.
“Zverev adalah lawan yang lebih berat lagi. Saya siap menghadapinya,” tukas Fery. “Saya tidak rugi apa pun. Saya hanya akan keluar dan menampilkan permainan terbaik saya, melakukan apa yang telah saya lakukan, dan percaya pada diri sendiri. Kita lihat saja ke mana itu akan membawa saya.”
Artikel Tag: wimbledon, alexander zverev, flavio cobolli, arthur fery
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/penuh-terobosan-di-wimbledon-langit-jadi-batas-bagi-arthur-fery

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini