Merasa Sedikit Ragu, Stan Wawrinka Telan Kekalahan Pahit Di Australian Open

Penulis: Dian Megane
Kamis 11 Feb 2021, 09:21 WIB
Langkah Stan Wawrinka di Australian Open 2021 berhenti di babak kedua

Stan Wawrinka mengucapkan selamat tinggal kepada Australian Open lebih dini

Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 3 dunia, Stan Wawrinka gagal melampaui babak kedua Australian Open musim 2021 yang bertahan kurang lebih selama 4 jam.

Petenis berkebangsaan Swiss menjadi korban keganasan petenis berkebangsaan Hungaria, Marton Fucsovics yang memenangkan pertandingan tersebut dengan 7-5, 6-1, 4-6, 2-6, 7-6.

Pada pertemuan mereka sebelumnya, petenis berusia 35 tahun kalah pada pertemuan pertama mereka di Jenewa musim 2018, tetapi setelah itu petenis unggulan ke-17 sukses memenangkan tiga pertemuan terakhir mereka.

Baik Wawrinka mau pun Fucsovics servis dengan efektif di sepanjang babak kedua Australian Open pekan ini. Meski petenis berusia 35 tahun melesatkan 49 winner, tetapi 73 unforced error yang mengalir dari raketnya menjadi penghalang dari performanya.

“Ya, pertandingan yang sengit, tentunya, empat jam. Selalu menjadi pertandingan yang sengit melawan Fucsovics, kami bertemu dalam beberapa kesempatan sebelumnya dan selalu berlangsung sengit. Kali ini pun tidak ada pengecualian,” ungkap Wawrinka.

“Itu bukan level permainan terbaik saya, tetapi saya tetap berjuang. Saya mendapatkan beberapa peluang untuk menyelesaikan pertandingan, tetapi saya tidak bisa menyelesaikannya. Saya merasa sedikit ragu ketika saya mendapatkan peluang match point dan saya kehilangannya.”

Juara Australian Open musim 2014 juga buka-bukaan tentang situasi babak tiebreak set penentu. Ia tidak bisa mengeksekusi pukulannya ketika ia paling membutuhkannya. Akibatnya, Fucsovics menyadari peluang yang ia dapatkan dan kembali bangkit demi memenangkan pertandingan tersebut.

“Saya bermain dengan baik sejak game pada kedudukan 5-6, saya servis dengan apik dan sangat fokus di babak tiebreak. Tetapi dari kedudukan 6/2, saya mulai merasa sedikit ragu,”aku Wawrinka yang tampil lebih baik di babak pertama dengan mengklaim kemenangan tiga set langsung atas petenis berkebangsaan Portugal, Pedro Sousa.

“Cara saya bermain, saya ingin menempatkan bolanya sedikit terlalu berlebihan, sehingga membantunya untuk bangkit. Ia berjuang dengan baik, Ia petenis yang tangguh, dan ia layak untuk menang.”

Selama bermusim-musim, Wawrinka telah memperlihatkan performa berkualitas tinggi di Australian Open. Tetapi musim ini ia kurang beruntung setelah harus mengakhiri Grand Slam tersebut lebih dini, berbeda dengan musim lalu ketika ia berhasil melaju hingga ke perempatfinal sebelum kalah dari Alexander Zverev.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Stan Wawrinka, Marton Fucsovics

892  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini