Maja Chwalinska Sebut Mirra Andreeva ‘Menyebalkan’ Usai Final Di Paris

Maja Chwalinska [kanan] dan Mirra Andreeva [kiri] [image: AP/PA Images]
Berita Tenis: Maja Chwalinska mendeskripsikan Mirra Andreeva sebagai sosok yang “menyebalkan” setelah ia kalah darinya di final French Open musim 2026.
Petenis berkebangsaan Polandia juga mengakui bahwa ia bersyukur atas perjalanan yang tidak terduga hingga mencapai partai puncak French Open di Roland Garros.
Petenis berusia 24 tahun harus mengakui keunggulan petenis berusia 19 tahun, Andreeva yang memenangkan final di Roland Garros musim ini dengan dua set langsung, menjadikannya petenis pertama kelahiran tahun 2005 atau setelahnya yang memenangkan gelar Grand Slam nomor tunggal.
Petenis yang tiba di Roland Garros musim ini dengan menghuni peringkat 114 dunia memperlihatkan daya juang untuk membuat petenis unggulan kedelapan, Andreeva merasa frustasi, ditambah dengan kondisi berangin yang semakin membuat final tersebut semakin menantang.
Namun pada akhirnya, petenis berkebangsaan Polandia tidak mampu menyamai level permainan juara Linz Open musim 2026 yang memenangkan sepuluh dari 12 game terakhir.
“Pertama-tama, selamat kepada Mirra,” mulai Chwalinska dalam pidato selama upacara penyerahan trofi. “Kau petenis yang luar biasa. Kau begitu muda dan berbakat, sungguh menyebalkan. Selamat kepada timmu untuk pekerjaan yang mengagumkan dan saya mengharapkan yang terbaik bagimu di masa mendatang.”
“Terima kasih kepada semua orang yang membuat turnamen ini memungkinkan dan begitu istimewa. Amelie (Mauresmo), terima kasih telah memperhatikan kami di FFT (federasi tenis Prancis). Terima kasih Mary (Pierce), untuk bersama kami di sini. Saya sebenarnya mengatakan kepada Amelie beberapa hari yang lalu bahwa saya dulu sering menonton video-video lama ketika kalian semua bermain di sini, jadi, ini seperti momen yang tidak bisa saya bayangkan. Jadi, ya, saya sangat bersyukur kalian semua ada di sini.”
Petenis berusia 24 tahun menjadi qualifier pertama yang melenggang ke final Grand Slam sejak petenis berkebangsaan Inggris, Emma Raducanu yang memenangkan gelar US Open musim 2021.
Selama melakoni French Open musim ini, petenis berkebangsaan Polandia melumpuhkan sejumlah petenis handal seperti Maria Sakkari, Elise Mertens, Anna Kalinskaya, dan Diana Shnaider.
“Tentu, terima kasih kepada tim dan keluarga saya,” lanjut Chwalinska. “Terima kasih untuk bersama saya. Saya tahu saya kadang-kadang bukan orang yang mudah diajak bergaul, tetapi terima kassih tetap bersama saya, bekerja dengan saya setiap hari, dan saya akan terus berusaha untuk meningkatkan diri dan terus berjuang.”
“Saya ingin berterima kasih kepada smua orang yang datang hari ini (6/6), tetapi tidak hanya hari ini, tetapi di sepanjang tiga pekan. Terima kasih atas dukungan anda semua. Saya benar-benar merasakan cinta anda semua dan saya merasa sangat, sangat bersyukut.”
“Saya berhadap anda semua bisa melihat pertandingan yang lebih baik hadi ini, tetapi Mirra hanya terlalu tangguh bagi saya, jadi, saya rasa itu salahnya, saya telah berusaha sebaik mungkin, maaf (sambil tertawa).”
“Terima kasih banyak dan saya pastinya tidak akan pernah melupakan tiga pekan terakhir. Paris akan selalu berada dalam hati saya. Terima kasih (dalam bahasa Prancis).”
Petenis berkebangsaan Polandia kini naik ke peringkat tertinggi dalam kariernya, yaitu peringkat 21 dunia, setelah mendapatkan sekitar 1.300 poin peringkat berkat penampilannya yang luar biasa selama dua pekan di Paris.
Chwalinska dijadwalkan akan berkompetisi di Lexus Ilkley Open, Inggris, meskipun masih belum jelas apakah ia akan memilih untuk beristirahat sebelum musim grass-court dimulai. Jika ia tidak mendapatkan wildcard untuk Wimbledon, ia harus berkompetisi di babak kualifikasi untuk Grand Slam tersebut.
Artikel Tag: french open, mirra andreeva, maja chwalinska
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/maja-chwalinska-sebut-mirra-andreeva-menyebalkan-usai-final-di-paris

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini