Flavio Cobolli Akui Hampir Menangis Saat Matteo Arnaldi Mendatanginya

Penulis: Dian Megane
Sabtu 06 Jun 2026, 14:10 WIB - 133 views
Flavio Cobolli Mengaku Hampir Menangis Saat Matteo Arnaldi Mendatanginya

Flavio Cobolli [image: getty images]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Flavio Cobolli mencapai final Grand Slam untuk kali pertama dalam kariernya di French Open musim 2026, meskipun momen tersebut membawa perasaan campur aduk baginya.

Menjelang semifinal French Open melawan rekan senegaranya, Matteo Arnaldi -- semifinal Grand Slam nomor tunggal putra yang sepenuhnya mempertemukan petenis berkebangsaan Italia pertama di tahap ini -- Arnaldi mengundurkan diri karena sakit.

Petenis unggulan kesepuluh yang akan naik ke peringkat 10 besar untuk kali pertama pada pekan depan setelah penampilannya di Roland Garros, berbicara terus terang tentang dampak emosional dari berita tersebut.

“Sulit bagi saya untuk berbicara sekarang,” aku Cobolli. “Ketika Matteo datang kepada saya hampir 1 jam yang lalu, saya hampir menangis. Itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak anda duga. Saya siap untuk memainkan pertandingan ini. Ketika ia datang, saya benar-benar sedih untuknya.”

“Tetapi, pada saat yang sama, tentu saja saya sangat senang dengan hasil yang saya raih pekan ini. Ayah saya juga datang kepada saya tepat sebelumnya dan kami berpelukan erat bersama seluruh tim karena telah mencapai peringkat 10 besar. Setiap kali saya meraih peringkat terbaik, kami semua berpelukan erat. Kami melakukan rutinitas yang sama seperti biasanya. Sekarang saya sedih dan bahagia pada saat yang bersamaan.”

Perjalanan impresif petenis berusia 24 tahun di Roland Garros termasuk mengklaim kemenangan atas petenis unggulan ke-18, Learner Tien dan petenis unggulan keempat, Felix Auger Aliassime. Ini menandai periode penting dalam musim yang sudah meyakinan bagi petenis, yang meraih gelar ketiga dalam kariernya di Acapulco dan lolos ke final di Munich.

Meskipun Arnaldi tidak dapat turun ke Court Philippe-Chatrier untuk melakoni semifinal French Open, petenis unggulan kesepuluh dengan cepat memuji prestasi rekan senegaranya.

“Matteo adalah inspirasi besar bagi kita semua,” tutur Cobolli. “Ia petenis yang luar biasa dan profesional. Saya pikir ia adalah orang terbaik di luar lapangan dalam hal bagaimana ia mengatur segalanya, persiapan pertandingan, fokus, dan ketenangan. Ia salah satu yang terbaik di turnamen, pastinya.”

“Ia pantas mendapatkan hasil ini pekan ini. Ia cedera musim lalu dan di awal musim ini. Kita semua tahu tentang level permainannya. Semua orang mengharapkan hasil ini darinya. Permainan tenisnya luar biasa. Saya berharap yang terbaik untuk masa depannya.”

Setelah menghabiskan 17 jam 42 menit di lapangan untuk mencapai perempatfinal French Open, Arnaldi mencetak rekor waktu bermain terlama sebelum mencapai tahap tersebut di Grand Slam mana pun. Rekan senegaranya, Matteo Berrettini mengundurkan diri selama pertandingan perempatfinal mereka.

Cobolli kini akan mengalihkan fokusnya ke final di Paris, di mana ia akan menghadapi petenis unggulan kedua sekaligus petenis yang telah tiga kali menjadi finalis Grand Slam, Alexander Zverev.

Artikel Tag: french open, alexander zverev, matteo arnaldi, flavio cobolli

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/flavio-cobolli-akui-hampir-menangis-saat-matteo-arnaldi-mendatanginya
133
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini