Langkah Mirra Andreeva Menuju Semifinal Di Madrid Tak Terbendung

Mirra Andreeva [image: wta]
Berita Tenis: Petenis unggulan kesembilan, Mirra Andreeva terus membangun kesuksesan awalnya di turnamen WTA level 1000, Madrid Open musim 2026.
Tiga musim lalu, ia menarik perhatian dunia tenis dengan penampilan gemilang hingga babak keempat Madrid Open di minggu ulang tahunnya yang ke-16. Ia mengukuhkan prestasinya dengan dua penampilan perempatfinal berturut-turut di Madrid pada musim 2024 dan 2025.
Kini, di hari terakhirnya sebagai petenis berusia 18 tahun, juara di Linz Open musim 2026 melaju ke semifinal Madrid Open untuk kali pertama setelah menumbangkan petenis unggulan ke-24, Leylah Annie Fernandez dengan 7-6, 6-3, termasuk menyelamatkan tiga peluang set point di set pertama.
Kemenangan atas petenis berkebangsaan Kanada, Annie Fernandez merupakan kemenangan pertama petenis unggulan kesembilan di level tur sejak awal tahun 2023, dan mengulangi hasil tersebut meningkatkan head to head petenis unggulan kesembilan melawan petenis berkebangsaan Kanada menjadi 2-1.
Petenis peringkat 8 dunia kini melaju ke semifinal keempatnya di turnamen WTA level 1000 atau lebih tinggi sekaligus untuk kali pertama sejak memenangkan gelar Indian Wells Open musim 2025. Ia juga melaju ke semifinal keempatnya pada musim 2026 sejauh ini sekaligus semifinal ketiga dari tiga turnamen clay-court terakhir yang ia lakoni.
Setelah kemenangan di babak keempat atas petenis berkebangsaan Hungaria, Anna Bondar sehari sebelumnya, petenis unggulan kesembilan sangat kelelahan sehingga ia tidak melakukan wawancara di lapangan.
Sebaliknya, setelah mengalahkan Annie Fernandez, ia berada dalam suasana hati yang ceria saat menantikan ulang tahunnya yang ke-19 pada hari Rabu (29/4).
"Saya sangat bahagia sampai-sampai senyum saya tak bisa hilang," seru Andreeva. "Saya sangat senang dengan cara saya bermain dan hasilnya. Ulang tahun tidak tidak akan sempurna jika saya kalah kali ini. Saya benar-benar tidak ingin itu terjadi dan saya berusaha memberikan yang terbaik agar suasana hati saya baik besok (29/4)."
Saat petenis peringkat 8 dunia hampir menyia-nyiakan keunggulan 5-1 di set ketiga melawan Bondar di babak sebelumnya, emosi negatifnya pun meluap. Setelah kalah lima game berturut-turut hingga tertinggal 6-5, ia berkata kepada timnya saat pergantian set, "Saya bukan juara, saya akan kalah."
Namun di pertandingan kali ini, ia tidak membiarkan emosi negatif tersebut menguasai dirinya meskipun Annie Fernandez memberikan perlawanan sengit di set pertama.
Mengenang kembali penyesalan terhadap Bondar, ia mengatakan bahwa mengungkapkan pikiran-pikiran tersebut telah membangkitkan semangatnya.
"Jelas saya ingin membuktikan bahwa saya salah," tutur Andreeva. "Saya agak berhasil kemarin, tetapi entah mengapa kemarin, bahkan setelah saya menang, saya cukup negatif terhadap diri sendiri karena sampai pada situasi itu."
Saat melawan Annie Fernandez, ia lebih berhasil mengatasi fluktuasi papan skor sebelum mencapai titik tersebut.
"Hari ini (28/4) saya hanya mencoba membalikkan keadaan dan tidak membiarkan hal itu terjadi lagi," tukas Andreeva.
"Saya merasa telah melakukan pekerjaan yang lebih baik hari ini. Meskipun begitu, jelas pada beberapa titik saya juga cukup emosional. Tetapi saya merasa ini adalah pertandingan tenis dan terkadang sesuatu bisa terjadi.”
“Yang terpenting adalah bagaimana anda menghadapinya dan bagaimana anda mengatur ulang untuk poin berikutnya. Saya merasa hari ini jauh lebih baik daripada kemarin."
Tantangan selanjutnya bagi Andreeva adalah laga semifinal Madrid Open melawan petenis unggulan ke-30, Hailey Baptiste yang secara mengejutkan mampu membungkam petenis unggulan pertama, Aryna Sabalenka.
Artikel Tag: madrid open, hailey baptiste, leylah annie fernandez, mirra andreeva
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/langkah-mirra-andreeva-menuju-semifinal-di-madrid-tak-terbendung

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini