Laga French Open Sulit Bagi Wasit Wanita, Klaim Adolfo Daniel Vallejo

Adolfo Daniel Vallejo [image: AP]
Berita Tenis: Adolfo Daniel Vallejo menimbulkan kehebohan usai menyatakan bahwa penggunaan wasit wanita untuk laga babak kedua di French Open tidak pantas dan seharusnya wasit pria yang bertugas.
Petenis peringkat 71 dunia mengklaim bahwa wasit Ana Carvalho tidak mampu mengendalikan penonton karena ia seorang wanita selama pertandingan maratonnya yang berakhir dengan kekalahan 6-3, 7-5, 3-6, 2-6, 7-6 melawan petenis muda tuan rumah, Moise Kouame di babak kedua French Open.
Menghadapi petenis berusia 17 tahun, Kouame dan penonton yang sangat bersemangat, petenis berkebangsaan Paraguay unggul 5-2 di set penentu sebelum petenis tuan rumah berjuang keras untuk menyamakan kedudukan dan akhirnya menang.
Saat berbicara dengan CLAY setelah kekalahannya, petenis berusia 22 tahun tidak ragu-ragu menyuarakan pendapatnya tentang kepemimpinan wasit Carvalho setelah menyarankan bahwa wasit pria akan lebih baik dalam mengendalikan penonton.
“Pertandingan seperti itu harus dipimpin oleh seorang pria, sangat sulit bagi seorang wanita untuk melakukannya,” ungkap Daniel Vallejo. “Harus dipimpin oleh seorang pria, karena penontonnya sangat menuntut dan anda membutuhkan banyak kekuatan untuk melawan kerumunan penonton.”
Wasit wanita telah memimpin pertandingan putra selama lebih dari 20 musim. Sandra de Jenken adalah wasit wanita pertama yang memimpin final Grand Slam nomor tunggal putra pada musim 2007 di Australian Open dan French Open. Wasit terkenal lainnya termasuk Eva Asderaki Moore dan Alison Hughes, yang memimpin final Wimbledon musim 2025 antara Jannik Sinner melawan Carlos Alcaraz.
“Suasana penonton sangat tidak terkendali, tetapi saya mengerti mereka mendukung petenis tuan rumah. Suasana penonton cukup intens dan itulah mengapa saya sudah siap, saya sudah tahu akan seperti itu dan, jujur saja, itu tidak merugikan saya, tetapi malah memperkuatnya,” lanjut Daniel Vallejo.
“Saya rasa ia (Kouame) menghabiskan banyak waktu di banyak kesempatan, berbaring di lantai, atau mengulur waktu. Dan tidak normal bagi penonton untuk berteriak selama satu menit penuh tanpa ada permainan. Dalam pertandingan di mana aspek fisik sangat penting, jika anda memberi petenis banyak waktu, ia jelas akan memanfaatkannya.”
“Yang benar adalah, itu juga sulit bagi wasit untuk mengelola situasi seperti itu.”
Pekan ini, Daniel Vallejo melakukan debut di French Open. Saat ini, ia adalah satu-satunya petenis dari negaranya yang memiliki peringkat nomot tunggal di dalam 500 besar.
Artikel Tag: french open
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/laga-french-open-sulit-bagi-wasit-wanita-klaim-adolfo-daniel-vallejo
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini