Iga Swiatek Amankan Satu Tiket Final Di Adelaide Tanpa Kendala

Penulis: Dian Megane
Jumat 26 Feb 2021, 14:54 WIB
Iga Swiatek melaju ke final ketiga dalam kariernya di Adelaide International 2021

Lolos ke final Adelaide International 2021, Iga Swiatek semakin dekat dengan gelar kedua dalam kariernya

Berita Tenis: Iga Swiatek melenggang ke final pertamanya sejak memenangkan gelar French Open musim 2020 di Adelaide International pada hari Jum’at (26/2) waktu setempat.

Petenis unggulan kelima dengan mudah menumbangkan petenis berkebangsaan Swiss, Jil Teichmann dengan hasil meyakinkan 6-3, 6-2 di Adelaide International musim 2021.

Memasuki pertandingan kali ini, kedua petenis tidak terkalahkan di semifinal nomor tunggal setelah petenis berkebangsaan Polandia mencatatkan 2-0 dan Teichmann mencatatkan 3-0. Namun, petenis peringkat 18 dunia menjadi petenis yang memenangkan pertemuan pertama melawan petenis peringkat 61 dunia setelah bertanding selama 78 menit.

“Tujuan saya dari awal musim adalah saya ingin menjadi petenis yang lebih konsisten, hanya bermain dengan apik pekan demi pekan,” seru Swiatek.

“Saya tahu hal itu kadang-kadang mustahil. Pada satu titik, anda hanya akan merasa lelah. Tetapi saya merasa prima dari awal turnamen. Itu benar-benar penting bagi saya. Saya hanya merasa bahwa semuanya akan semakin mudah musim demi musim karena saya akan semakin tumbuh berkembang, saya akan bisa mengatasi turnamen pada setiap pekan, baik secara fisik mau pun secara mental.”

“Itu tujuan saya. Jadi, saya cukup senang dengan semua hal yang bekerja dengan baik di sini. Semoga saya bisa melakukanna di turnamen lain.”

Petenis unggulan kelima hanya menghadapi satu peluang break point dalam proses menuju kemenangan melawan Teichmann, sehingga menempatkan petenis berusia 19 tahun di final nomor tunggal ketiga dalam kariernya dan final pertamanya pada musim 2021.

Petenis berkebangsaan Polandia menembakkan 17 winner dengan 12 unforced error, sementara petenis berkebangsaan Swiss yang memenangkan dua gelar turnamen clay-court pada musim 2019, menghasilkan 15 winner, tetapi melakukan 20 unforced error.

“Saya pikir, ia menggunakan banyak putaran pada servisnya. Jadi, cukup sulit bagi saya pada awalnya,” aku Swiatek.

“Tetapi kemudian, saya mendapatkan ritme yang benar-benar tepat. Ketika saya mematahkannya, saya merasa solid dalam servis saya. Saya seperti memegang kontrol dari awal set pertama.”

“Pada dasanya, saya fokus dengan semua hal, seperti setiap detik ketika saya berada di lapangan memiliki tujuan tersendiri.”

Mengincar gelar kedua dalam kariernya, Swiatek belum kehilangan satu set pun dari empat pertandingan yang ia lakoni di Adelaide International musim ini. Kini, ia menantikan pemenang dari laga semifinal lain untuk menjadi lawannya di final, yakni petenis unggulan kedua, Belinda Bencic atau petenis muda AS, Cori Gauff.

Artikel Tag: Tenis, Adelaide International, Iga Swiatek, Jil Teichmann

1148  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini