Disambut Bak Pahlawan, Karier Gael Monfils Di New York Berakhir

Gael Monfils [image: getty images]
Berita Tenis: Gael Monfils yang akan pensiun akhir musim ini, menutup perjalanan kariernya di Grand Slam setelah ia kalah di babak kedua US Open musim 2026.
Petenis berusia 40 tahun kalah di babak kedua US Open dari petenis tuan rumah, Learner Tien dengan 6-3, 6-4, 6-3.
Meskipun pertandingan berlangsung di negara asal Tien, penonton yang memadati Louis Armstrong Stadium terus meneriakkan "Mon-fils! Mon-fils!" sepanjang malam sebagai bentuk kekaguman terhadap petenis berkebangsaan Prancis yang telah lama memikat hati para penggemar berkat kemampuan pukulan-pukulannya yang luar biasa.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada anda semua," ujar Monfils saat berbicara di hadapan penonton. "Perjalanannya sungguh panjang. Saya pertama kali datang ke sini pada musim 2003 untuk kategori junior dan kini saya berada di sini pada musim 2026. Sungguh perjalanan yang sangat panjang. Saya merasakan begitu banyak cinta dan saya bisa katakan bahwa anda semua adalah penonton terbaik kedua bagi saya — tentu saja setelah Paris — tetapi kalian berada di jajaran teratas, jadi terima kasih banyak."
Ia mendapatkan penghormatan melalui sebuah upacara di lapangan, di mana CEO USTA, Craig Tiley dan direktur turnamen US Open, Eric Butorac menyerahkan sebuah bingkai foto istimewa kepadanya. Tidak terlihat air mata di wajahnya, sebaliknya, ia justru terus tersenyum lebar dan tertawa, pemandangan yang sangat pas bagi salah satu penghibur terbaik di dunia olahraga ini.
"Sungguh sebuah kehormatan bagi saya bisa bermain di hadapan anda semua selama bermusim-musim ini," tambah Monfils, yang merayakan ulang tahunnya pada hari Selasa (1/9), hari yang sama saat ia memenangkan babak pertama.
"Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik dan menampilkan permainan tenis tingkat tinggi, sekaligus menyuguhkan pertunjukan yang memukau bagi anda. Anda semua telah memberikan begitu banyak cinta kepada saya dan saya tidak akan pernah melupakannya."
Petenis tuan rumah berusia 20 tahun juga mengalahkan petenis berkebangsaan Prancis di Montreal bulan lalu, bahkan sempat meminta tanda tangan dari idola masa kecilnya itu setelah pertandingan usai.
"Saat kami bertanding di Montreal, saya bilang padanya bahwa saya berharap kami bisa bertemu lagi di lapangan," ungkap Tien.
"Dan saya sadar kesempatan kami tidak banyak lagi, jadi saya sangat senang hal itu terjadi di sini. Maaf ya karena saya sering melakukan dropshot," tambah petenis unggulan ke-14 sembari menatap Monfils, yang kemudian tersenyum dan berpelukan hangat dengannya.
Mantan petenis peringkat 6 dunia mencatatkan rekor pertandingan 34-18 dari 18 kali penampilan di US Open. Pada musim 2005, ia menjalani debutnya di Flushing Meadows, New York dan menghadapi Novak Djokovic — yang saat itu menghuni peringkat 97 dunia — di babak pertama lima set yang dimenangkan oleh petenis berkebangsaaan Serbia.
Petenis kelahiran Paris menyamai pencapaian terbaiknya di Grand Slam saat berlaga di New York pada musim 2016, ketika ia berhasil menembus semifinal. Pada musim yang sama, ia mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya sampai saat ini, yakni peringkat 6 dunia. Pemilik 13 gelar turnamen ATP pertama kali mencapai semifinal Grand Slam pada musim 2008 di turnamen kandangnya, French Open.
Apa rencana petenis berkebangsaan Prancis setelah karier tenisnya berakhir?
"Saya akan bekerja di bidang keuangan. Saya sudah menandatangani kontrak untuk bekerja di divisi pengelolaan kekayaan pada sebuah perusahaan Swiss. Jadi, babak selanjutnya bagi saya adalah bekerja di kantor dan berkecimpung di dunia keuangan,” tutur Monfils.
Artikel Tag: novak djokovic, gael monfils, us open, learner tien
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/disambut-bak-pahlawan-karier-gael-monfils-di-new-york-berakhir
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini