Tundukkan Kanada, Tim AS Rebut Emas Hoki Es Olimpiade Setelah 46 Tahun

Penulis: Hanif Rusli
Senin 23 Feb 2026, 20:35 WIB - 141 views
Tim hoki es putra Amerika Serikat berpose dengan medali emas Olimpiade mereka setelah mengalahkan Kanada di final. (Foto: AP)

Tim hoki es putra Amerika Serikat berpose dengan medali emas Olimpiade mereka setelah mengalahkan Kanada di final. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

Tim hoki es putra Amerika Serikat akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 46 tahun dengan merebut medali emas Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026.

Kepastian itu diraih setelah menundukkan rival abadi Kanada 2-1 lewat babak overtime, Minggu (22/2).

Gol penentu kemenangan dicetak Jack Hughes hanya 1 menit 41 detik setelah perpanjangan waktu dimulai.

Berawal dari turnover pemain Kanada, Dylan Larkin mengirim umpan kepada Hughes yang lolos dari kawalan dan melepaskan tembakan rendah melewati kiper Jordan Binnington.

Kemenangan tersebut menjadi emas ketiga Amerika Serikat di hoki es putra Olimpiade, setelah sebelumnya berjaya di Squaw Valley 1960 dan Lake Placid 1980 yang dikenal dengan momen “Miracle on Ice”.

Pertandingan final berlangsung sengit sejak awal. Matt Boldy membuka keunggulan AS pada periode pertama. Kanada membalas lewat gol Cale Makar di awal periode kedua.

Sepanjang laga, Kanada tampil dominan dengan keunggulan tembakan 42-28, namun kiper AS Connor Hellebuyck tampil gemilang dengan 41 penyelamatan krusial.

Sejumlah peluang emas Kanada, termasuk upaya Connor McDavid dan Devon Toews, mampu dimentahkan Hellebuyck.

Penampilan penjaga gawang tersebut disebut sebagai salah satu performa terbaik dalam sejarah hoki es Amerika di Olimpiade.

Amerika juga sukses menggagalkan situasi power play 5-on-3 Kanada selama 93 detik di periode kedua, momen yang menjadi titik balik pertandingan.

Sepanjang turnamen, AS mencatat rekor sempurna 18 kali penalty kill tanpa kebobolan.

Kanada, pemilik sembilan emas Olimpiade dan negara tersukses dalam sejarah hoki es putra, nyaris menambah koleksi menjadi 10.

Namun absennya kapten Sidney Crosby akibat cedera tubuh bagian bawah turut memengaruhi performa tim di laga puncak.

Bagi Hughes, gol di final melengkapi perjalanan emosionalnya.

Ia bahkan mengalami gigi terkelupas akibat high-sticking pada periode ketiga, tetapi tetap tampil menentukan di momen krusial.

Selepas gol tercipta, para pemain AS melempar sarung tangan ke udara dan merayakan kemenangan dengan penuh euforia di atas es.

Keberhasilan ini juga melengkapi prestasi USA Hockey di Milano-Cortina, setelah tim putri lebih dulu mengalahkan Kanada dengan skor identik 2-1 melalui overtime untuk merebut emas.

Final ini menjadi pertemuan ketiga AS dan Kanada di partai puncak Olimpiade abad ke-21. Dua pertemuan sebelumnya, pada 2002 dan 2010, dimenangi Kanada.

Kemenangan kali ini sekaligus menjadi revans atas kekalahan AS dari Kanada di final Four Nations tahun lalu.

Pada perebutan medali perunggu, Finlandia menaklukkan Slovakia 6-1.

Namun sorotan utama tetap tertuju pada kebangkitan Amerika Serikat yang kembali ke puncak hoki es Olimpiade setelah hampir setengah abad menunggu.

Artikel Tag: olimpiade, olimpiade musim dingin, milano cortina 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/tundukkan-kanada-tim-as-rebut-emas-hoki-es-olimpiade-setelah-46-tahun
141
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini