Hasil French Open: Alexander Zverev Wujudkan Mimpi Jadi Juara Grand Slam

Alexander Zverev [image: Pierre René Worms/RFI]
Berita Tenis: Akhirnya, petenis berkebangsaan Jerman, Alexander Zverev menjadi juara Grand Slam setelah menanti cukup lama di French Open musim 2026.
Petenis unggulan kedua mewujudkan mimpi lamanya usai menumbangkan petenis unggulan kesepuluh, Flavio Cobolli, yang melakoni final Grand Slam pertama dalam kariernya, dengan 6-1, 4-6, 6-4, 6-7, 6-1 demi memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French Open.
Di final menegangkan yang digelar di Court Philippe-Chatrier melawan Cobolli, juara Olimpiade di Tokyo tahun 2021 menjadi petenis yang lebih tabil di set pertama dan ketiga sebelum memperlihatkan kegigihan di set pertama yang berlangsung berat sebelah.
Setelah petenis berkebangsaan Italia, Cobolli menunjukkan daya juang untuk bangkit di babak tiebreak set keempat, petenis yang telah dua kali menjuarai ATP Finals menolak untuk menyia-nyiakan peluang emas di hadapannya. Setelah hanya terpaut tiga poin lagi dari kemenangan di set keempat, petenis berkebangsaan Jerman menyusun kembali kekuatan dan tampil perkasa di set kelima sebelum keluar sebagai juara setelah berjuang selama 4 jam 16 menit.
Diselimuti emosi, petenis berusia 29 tahun pun menjatuhkan diri di atas lapangan setelah mengkonversi peluang match point pertama sebelum berpelukan dengan Cobolli.
Bagi petenis berkebangsaan Jerman, kemenangan tersebut mewakili pencapaian memukau lain dalam karier yang telah menempatkannya di antara petenis elit dunia. Sejak tampil menggebrak pada musim 2016, ia telah memenangkan dua gelar ATP Finals, tujuh gelar Masters, dan satu medali emas Olimpiade untuk nomor tunggal. Tetapi sampai hari Minggu (7/6) waktu setempat, gelar Grand Slam masih berada jauh dari jangkauannya.
Petenis peringkat 3 dunia harus menahan patah hati di Grand Slam. Ia kalah dari Dominic Thiem di final US Open musim 2020, Carlos Alcaraz di final French Open musim 2024, dan Jannik Sinner di final Australian Open musim 2025.
Setelah kekalahan di Melbourne musim 2025, ia menjadi petenis putra kedelapan di Open Era yang kalah di tiga final Grand Slam pertamanya. Tetapi, tidak ada kekecewaan seperti itu kali ini di Roland Garros musim 2026.
Seperti Zverev, Andre Agassi, Goran Ivanisevic, dan Thiem akhirnya memenangkan gelar Grand Slam pertama mereka usai melakoni final Grand Slam keempat dalam karier mereka.
Salah satu bagian penting dari kisah petenis berkebangsaan Jerman terjadi di Court Philippe-Chatrier pada musim 2022, ketika ia merobek beberapa ligamen lateral di pergelangan kaki kanannya saat bergerak mengejar pengembalian forehand Rafael Nadal di semifinal. Segera terlihat jelas bahwa ia harus mundur dari pertandingan, kemudian menjalani operasi.
Empat musim kemudian, petenis berusia 29 tahun mengalami salah satu momen terbaik dalam hidupnya di lapangan yang sama.
“Lapangan ini sangat istimewa bagi saya dalam banyak hal,” ungkap Zverev dalam upacara penyerahan trofi. “Saya mengalami beberapa momen terbaik dan terburuk dalam hidup saya di lapangan ini. Saya bermain di sudut lapangan sebelah sana empat musim lalu dengan tujuh robekan ligamen dan dua retakan tulang. Saya kalah di final Grand Slam ini dua musim lalu, tetapi sekarang, akhirnya, akhir yang bahagia.”
Ia kini menjadi petenis putra Jerman pertama yang membawa pulang Coupe des Mousquetaires – trofi French Open untuk nomor tunggal putra – sejak Henrer Henkel pada musim 1937. Ia juga menjadi petenis putra Jerman ketiga di Open Era – sejak 1968 – sekaligus yang pertama yang memenangkan gelar Grand Slam sejak Boris Becker di Australian Open musim 1996 dan Michael Stich di Wimbledon musim 1991.
Selain itu, Zverev menjadi juara Grand Slam untuk kali pertama sejak Sinner di Australian Open musim 2024.
Artikel Tag: french open, alexander zverev, flavio cobolli
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/hasil-french-open-alexander-zverev-wujudkan-mimpi-jadi-juara-grand-slam

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini