Sprinter China Rayakan Dua Emas Lari 100 Meter di Asian Games Hangzhou

Ge Manqi (paling kiri) dari China beraksi saat finis pertama dalam final lari 100m putri di Asian Games Hangzhou. (Foto: Xinhua)
Para sprinter China mencuri perhatian di Asian Games Hangzhou pada hari Sabtu (30/9/2023), dengan Xie Zhenye dan Ge Manqi memenangkan final lari 100m putra dan putri.
Xie, pemegang rekor Asia 200m, melesat menuju kemenangan dalam waktu 9,97 detik, menyamai catatan waktu terbaik pribadinya dan waktu terbaik Asia tahun ini yang dipegang oleh Sani Brown dari Jepang.
"Menembus batas 10 detik menjadi target saya selama hampir satu tahun penuh, dan saya telah merenungkan mengapa saya selalu gagal. Hari ini, di depan penonton di rumah, saya akhirnya berhasil," kata Xie yang sangat gembira.
Namun, karena kecepatan angin di belakangnya melebihi 2 meter per detik, waktu kemenangan Xie tidak dapat memberinya tempat di Olimpiade Paris tahun depan, di mana standar masuk untuk nomor 100 meter putra adalah 10 detik.
"Saya melihat ada masalah dengan angin, tapi saya tidak punya keluhan apapun hari ini. Hasil saya sudah ada, jadi sampai jumpa tahun depan," ujar atlet berusia 30 tahun ini.
Xie, yang memegang catatan waktu terbaik nasional di nomor 100m dan 200m tahun ini, dianggap sebagai harapan utama China di Asian Games Hangzhou setelah Su Bingtian mengundurkan diri dari musim 2023 karena masalah kesehatan.
Boonson Puripol dari Thailand meraih perak dengan waktu 10,02 detik, diikuti oleh Muhammad Azeem Bin Mohd Fahmi dari Malaysia dengan waktu 10,11 detik.
Di nomor 100 meter putri, Ge mengungguli Veronica Shanti Pereira dari Singapura dengan lari cepat yang kuat, mencatatkan waktu 11,23 detik untuk meraih emas Asian Games pertamanya.
"Ini merupakan tahun yang sulit bagi saya. Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah memberikan dukungan setiap kali saya terpuruk," kata Ge yang emosional setelah lomba.
Pereira, juara Asia yang baru saja dinobatkan, hanya terpaut 0,04 detik di belakang dan harus puas dengan medali perak. Hajar Saad Saeed Saad Alkhaldi dari Bahrain meraih perunggu dengan waktu 11,35 detik.
Lompat galah putra menjadi saksi rekor baru Asian Games pertama di cabang atletik saat Ernest John Obiena dari Filipina, yang meraih perak di Budapest, berhasil melompat setinggi 5,90 meter untuk mengalahkan rekor sebelumnya, 5,70 meter.
Atlet berusia 27 tahun ini kemudian mencoba untuk mencapai ketinggian 6,02 meter, tetapi gagal pada ketiga percobaannya.
Huang Bokai dari China dan Hussain Asim M Al Hizam dari Arab Saudi sama-sama berhasil melompat setinggi 5,65 meter, namun Huang meraih perak pada saat penghitungan ulang.
Dalam lontar martil putra, Wang Qi dari China merebut gelar dari peraih medali emas Ashraf Elseify dengan lemparan sejauh 72,97 meter pada percobaan kelimanya.
Elseify, yang memenangkan emas di Asian Games Jakarta 2018, sempat memimpin dengan lemparan 72,47 meter pada percobaan keduanya. Medali perunggu dimenangkan oleh Sukhrob Khodjaev dari Uzbekistan dengan lemparan 70,79 meter.
Di final 400 m putra, Yousef Ahmed Masrahi dari Arab Saudi memenangkan emas dalam sebuah foto-finish. Masrahi yang berusia 35 tahun, yang memenangkan emas di ajang yang sama di Asian Games Incheon 2014, finis dalam waktu 45,55 detik untuk mengungguli juara Asia Kentaro Sato dari Jepang dengan selisih dua per seratus detik. Yusuf Abbas Ali dari Bahrain meraih perunggu dengan waktu 45,65 detik, yang merupakan catatan waktu terbaiknya.
Bahrain meraih hasil satu-dua di nomor 400m putri dengan Oluwakemi Adekoya meraih emas dalam waktu 50,66 detik dan rekan senegaranya Salwa Naser meraih perak dalam waktu 50,92 detik. Shereen Samson dari Malaysia meraih perunggu dengan waktu 52.58.
Bahrain juga meraih emas di nomor 10.000 meter putra dengan Birhanu Balew yang finis pertama dalam waktu 28 menit 13,62 detik.
Kumar Kartik dari India meraih perak dalam waktu 28:15,38, dan Gulveer Singh meraih perunggu dalam waktu 28:17,21.
Artikel Tag: asian games
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/sprinter-china-rayakan-dua-emas-lari-100-meter-di-asian-games-hangzhou

























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini