Pete Alonso Dapat Sambutan Meriah saat New York Mets Gagal ke Playoff

Pete Alonso menerima standing ovation dan sorakan namanya dalam setiap dari empat penampilan di plate. (Foto: AP)
Pete Alonso mendapat sambutan meriah dari penggemar New York Mets saat kembali ke Citi Field untuk pertama kalinya sebagai pemain lawan, Senin (14/9) malam.
Meski gagal mencetak hit bersama Baltimore Orioles, Alonso menerima standing ovation dan sorakan namanya dalam setiap dari empat penampilan di plate.
Pertandingan berakhir dengan kemenangan Orioles 2-1 yang sekaligus memastikan Mets tersingkir dari persaingan playoff.
Sebanyak 35.800 penonton memberikan penghormatan kepada Alonso, yang masih memburu home run ke-300 dalam kariernya.
Sebelum pertandingan dimulai, Mets menayangkan video penghormatan berdurasi hampir dua menit untuk Pete Alonso.
Selama tujuh musim bersama Mets, pemain first baseman tersebut mencetak rekor klub dengan 264 home run dan lima kali masuk All-Star.
Alonso juga menjadi NL Rookie of the Year pada 2019 setelah mencetak 53 home run, rekor rookie MLB saat itu.
Video tersebut menampilkan kiprah Alonso di luar lapangan dalam kegiatan amal, home run pertamanya, dua kemenangan di Home Run Derby, serta momen paling berkesan ketika dia mencetak home run penentu keunggulan pada inning kesembilan melawan Milwaukee Brewers dalam laga penentuan seri wild card 2024.
“Kembali dan melihat semuanya dirangkum seperti itu terasa istimewa dan sangat saya hargai,” kata Pete Alonso.
Manajer Orioles Craig Albernaz juga menilai sambutan tersebut menunjukkan besarnya pengaruh Alonso terhadap penggemar dan kota New York.
Alonso, yang memukul sebagai batter kedua, kembali mendapat tepuk tangan meriah saat lagu “Layla” diputar sebagai musik pengiringnya menuju plate.
Dia kemudian memeluk catcher Mets Francisco Alvarez dan kembali mengangkat topinya ketika papan skor menampilkan tulisan “Welcome Back, Pete!”.
Dalam pertandingan, Alonso fly out ke right field pada inning pertama. Pada inning ketiga, dia mendapat walk dan sempat mengarahkan bola foul ke tribun atas di sisi kiri ketika mengejar homer ke-300.
Dia kemudian ground out pada inning kelima dan strikeout pada inning kedelapan, tepat sebelum Gunnar Henderson mencetak solo homer penentu kemenangan Orioles.
Alonso memasuki laga dengan catatan .268, 35 homer, 100 RBI, dan OPS .859 musim ini.
Dia juga memperpanjang rentetan tampil dalam 567 pertandingan beruntun, terpanjang kedua di antara pemain aktif.
Alonso meninggalkan Mets setelah musim 2025 sebagai free agent dan menandatangani kontrak lima tahun senilai 155 juta dolar AS dengan Orioles.
Sementara itu, Mets terpuruk meski memiliki payroll hari pembukaan lebih dari 350 juta dolar AS dan sempat mengalami 12 kekalahan beruntun pada April.
Pete Alonso kini memiliki 299 home run, sama seperti mantan rekan setimnya di Mets, Francisco Lindor.
Dia berpeluang menjadi pemain ketiga yang mencetak homer ke-300 melawan tim yang pernah diperkuatnya sedikitnya 1.000 pertandingan.
“Saya tahu Paco juga mengejar pencapaian yang sama. Akan sangat keren jika kami berdua bisa mencapainya dalam pertandingan yang sama,” ujar Alonso.
Artikel Tag: mlb, new york mets
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/pete-alonso-dapat-sambutan-meriah-saat-new-york-mets-gagal-ke-playoff
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini