Marcel Hirscher Akhiri Upaya “Comeback” ke Olimpiade Milan Cortina

Sepanjang kariernya, Marcel Hirscher tampil di tiga Olimpiade dari 2010 hingga 2018. (Foto: AP)
Legenda ski alpen dunia, Marcel Hirscher, resmi mengakhiri upayanya untuk kembali tampil di Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina 2026.
Atlet berusia 36 tahun itu mengumumkan keputusannya pada Jumat (9/1), sekaligus menutup peluangnya untuk kembali bersaing di level tertinggi musim ini.
Marcel Hirscher sebelumnya keluar dari masa pensiun selama lima tahun pada musim lalu dengan ambisi besar: kembali ke Piala Dunia dan lolos ke Olimpiade yang akan digelar di Italia mulai 6 Februari mendatang.
Ia bahkan memilih membela Belanda di sirkuit Piala Dunia, sebuah langkah mengejutkan mengingat reputasinya sebagai ikon ski Austria.
Namun, mimpi tersebut terhenti lebih awal setelah ia mengalami cedera ligamen anterior (ACL) lutut kiri hanya setelah tiga kali turun balapan.
Peraih rekor delapan gelar juara umum Piala Dunia dan dua medali emas Olimpiade itu mengakui bahwa kondisi fisiknya saat ini tidak memungkinkan untuk bersaing di level Piala Dunia.
Dalam sebuah pesan video yang diunggah di media sosial, Hirscher berbicara jujur mengenai situasinya.
“Sejujurnya, saat ini itu tidak mungkin,” ujar Hirscher. “Kecepatan yang bisa saya capai sekarang belum berada di level Piala Dunia.”
Ia menjelaskan bahwa cedera betis memaksanya beristirahat selama dua pekan pada periode liburan akhir tahun.
Dampaknya bukan hanya pada kebugaran fisik, tetapi juga pada kepercayaan diri dan ritme balapan yang sangat krusial di olahraga ski alpen.
“Haters mungkin akan menyukainya,” katanya dengan nada realistis. “Saya sendiri tentu tidak senang dengan situasi ini. Saya minta maaf karena ini tidak akan terwujud tahun ini.”
Meski demikian, Hirscher menegaskan bahwa keputusannya bukanlah akhir mutlak dari karier balapnya.
Ia menutup pesannya dengan harapan bahwa para penggemar masih bisa melihatnya kembali berkompetisi pada musim depan.
Sepanjang kariernya, Marcel Hirscher tampil di tiga Olimpiade dari 2010 hingga 2018.
Ia meraih emas di nomor giant slalom dan alpine combined pada Olimpiade Pyeongchang 2018, serta medali perak slalom di Sochi 2014.
Namun, satu pencapaian besar yang selalu luput dari genggamannya adalah emas Olimpiade nomor slalom, meski ia dikenal sebagai salah satu spesialis slalom terbaik sepanjang masa.
Dengan total 67 kemenangan balapan Piala Dunia, Marcel Hirscher menempati posisi kedua terbanyak dalam sejarah ski alpen putra, hanya kalah dari legenda Swedia, Ingemar Stenmark.
Artikel Tag: Marcel Hirscher
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/marcel-hirscher-akhiri-upaya-comeback-ke-olimpiade-milan-cortina
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini