Coe Desak Juara Dunia 200m 'Berguru' ke Ennis-Hil untuk Olimpiade Tokyo

Penulis: Fajar Muhammad Fajar
Jumat 01 Jan 2021, 22:00 WIB
Coe Desak Juara Dunia 200m 'Berguru' ke Ennis-Hil untuk Olimpiade Tokyo

Jessica Ennis Hill via Reuters

Berita Atletik : Sebastian Coe meminta juara dunia 200m Asher-Smith dan Johnson-Thompson, berdiskusi dengan Jessica Ennis-Hill untuk meminta saran dalam menghadapai tekanan meraih medali emas di Olimpiade Tokyo mendatang.

Peraih medali emas 1.500m di Olimpiade 1980 dan 1984 itu percaya bahwa Ennis-Hill memberikan contoh "text book", tentang bagaimana menghadapi ekspektasi tinggi dan tetap meraih kemenangan saat menang hepathlon di Olimpiade London.

Coe berpendapat, Jessica bisa membantu juara Dunia 200m, Dina Asher-Smith dan Katarina Jhonson-Thompson yang memenangkan hepathlon di Doha 2019, untuk melanjutkan momentum di Olimpiade Tokyo.

"Saya yakin Jess (Jessica) akan setuju karena dia tipe orang seperti itu. Dia tampil di Olimpiade London 2012 dengan performa luar biasa. Sejujurnya saya tidak berpikir ada orang di Olimpiade London yang memiliki ekspektasi dan tekanan di pundak mereka daripada Jess," ujar Sebastian dilansir The Guardian.

Presiden World Athletics itu juga menambahkan, Ennis-Hill merupakan sosok yang tidak pernah bermain-main dengan aspek latihan. Dia tetap latihan dengan sistem, kota, dan tempat pelatihan yang sama, sehingga tak hanya atlet sempurna dalam kompetisi.

"Itu tidak selalu mudah di tahun Olimpiade, tetapi saya pikir dia tidak hanya sempurna dalam kompetisi. Saya pikir buildup-nya karena tekanan padanya, mungkin text book," tuturnya.

Coe juga menepis anggapan bahwa minimnya kompetisi internasional untuk Asher-Smith dan Johnson-Thompson di tahun 2020 bisa merusak peluang mereka di Olimpiade Tokyo. Menurut dia, para atlet papan atas akan kembali bersinar karena mereka ulet dan memiliki kemampuan, sehingga penundaan kompetisi tidak akan berdampak besar.

Dilansir The Guardian, walaupun Atletik Inggris telah mengalami beberapa tahun yang sulit, tapi Coe tetap optimis karena melihat datangnya banyak bintang baru khususnya yang berusia muda. Atlet muda Jemma Reekie (800m) misalnya yang mencetak rekor waktu lari indoor tercepat wanita sejak 2006, usai membukukan 1 menit 57,91 detik pada Februari.

Selain Jemma Reekie, masih ada atlet Inggris hebat lainnya, seperti Laura Muir, Jake Wightman (1.500m), dan Daniel Rowden (800m).

"Saya pikir ada banyak atlet muda yang luar biasa yang datang, dan tentunya dalam lari jarak menengah, bibit saat ini mungkin lebih dari generasi sebelumnya, karena memiliki yang diperlukan untuk mencapai level tertinggi." Pungkas Coe.

Artikel Tag: Sebastian Coe, Jessica Ennis Hill, Olimpiade Tokyo 2021, Jemma Reekie, Atletik Dunia

416  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini