Stoner Sebut Dovizioso dan Vinales yang Layak Jadi Juara MotoGP 2020

Penulis: Abdi Ardiansyah
Jumat 11 Sep 2020, 21:25 WIB
Casey Stoner, Maverick Vinales, Andrea Dovizioso

Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso

Berita MotoGP: Casey Stoner menyebut bahwa yang layak menjadi kandidat juara musim ini adalah Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales. Stoner merasa Dovi dan Vinales sudah punya cukup pengalaman untuk bertarung di jajaran depan.

Persaingan di MotoGP 2020 kali ini memang tak seperti musim-musim sebelumnya. Apalagi dengan absen panjangnya Marc Marquez, hampir semua pebalap di MotoGP punya peluang untuk memenangkan balapan.

Hal ini pun turut mengundang komentar dari mantan pebalap MotoGP, Casey Stoner. Ia pun menilai ada dua sosok yang layak jadi juara di musim ini, yakni Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales.

Meskipun tak memungkiri bahwa peluang tersebut terbuka bagi siapapun, namun menurutnya pengalaman akan menjadi faktor pembeda. Sebagaimana diketahui, Dovizioso akan menjalani musim ke-13 di MotoGP, sementara Vinales tengah menjalani tahun keenam.

"Menurut saya, jujur saja antara Andrea dan Maverick yang seharusnya jadi juara. Mereka sudah punya banyak waktu, punya pengalaman, dan merupakan rider utama di tim masing-masing. Jadi merekalah yang harusnya duduk di posisi 1-2. Tapi sebelumnya mereka menuai hasil yang kurang konsisten," ujar Stoner dalam podcast 'In the Fast Lane',.

Sang juara dunia MotoGP 2007 dan 2012 ini pun menyatakan, tanpa adanya Marquez, siapa pun bisa menjadi juara dunia tahun ini. Namun, para pebalap harus benar-benar menunjukkan performa konsisten bertarung di papan atas jika ingin merebut gelar dunia.

"Siapa pun yang bisa mempertahankan performanya pada titik sekarang ini, tanpa adanya Marc, mungkin akan jadi juara dunia tahun ini. Seperti yang sudah kita lihat, apa pun bisa terjadi, dan orang-orang yang Anda pikir bisa jadi yang terdepan, nyatanya jelas-jelas tidak," tandasnya.

Stoner juga mengaku terkesan dengan para pebalap muda di MotoGP 2020, ia paling terkesan oleh Francesco Bagnaia, yang dalam MotoGP Andalusia menunjukkan performa gemilang dan ritme yang kuat sebelum mengalami kerusakan mesin dan gagal finis. Begitu pula dengan Quartararo yang awalnya kompetitif, namun langsung kedodoran di tiga balapan terakhir.

"Pecco bikin saya terkesan di Jerez, sayang ia mengalami masalah mesin. Fabio cepat tahun lalu dan menggebrak tahun ini, tapi itu di Jerez, di mana ia dapat pole tahun lalu, jadi itu memang trek yang cocok untuknya," ungkap pria berusia 33 tahun ini.

"Saya pikir Fabio bisa jauh lebih baik tahun ini, tapi mengecewakan di Austria. Saya tahu Yamaha kesulitan, tapi itu bukan alasan baginya untuk finis di belakang," pungkas mantan pebalap asal Australia itu.

Artikel Tag: Casey Stoner, Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, motogp 2020

756  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini