Manajer KTM Akui Tak Bisa Prediksi Keputusan Pihak MotoGP Terkait Winglet Ducati

Penulis: Viggo Tristan
Senin 25 Mar 2019, 21:45 WIB
Manajer KTM Akui Tak Bisa Prediksi Keputusan Pihak MotoGP Terkait Winglet Ducati

Mike Leitner akui tidak tahu keputusan apa yang akan diambil pihak MotoGP untuk menyelesaikan permasalahan winglet Ducati.

Berita MotoGP : Manajer tim KTM yaitu Mike Leitner mengaku tidak bisa memprediksi keputusan apa yang akan diambil pihak MotoGP untuk menyelesaikan permasalahan winglet ilegal Ducati. Pasalnya, tidak ada kisi-kisi yang jelas terkait penyelesaian masalah tersebut hingga saat ini.

Sebagaimana diketahui, KTM merupakan salah satu tim yang melayangkan protes kepada pihak MotoGP karena merasa winglet dari tim Ducati menyalahi aturan. Setelah menjalani beberapa tahapan yang cukup rumit dan berbelit, pihak MotoGP selaku pengambil keputusan menjanjikan akan mengumumkan hasil akhir sidang sesaat sebelum balapan di GP Argentina mendatang. Kendati sudah dekat, Leitner mengaku tidak tahu sama sekali akan gambaran keputusan yang akan diambil nantinya.

Di tengah penantiannya saat ini, Leitner berharap bahwa pihak MotoGP benar-benar menindak dengan tegas protes empat tim tersebut. Sebab, empat tim yang dimaksud hanya ingin menuntut kebenaran sesuai peraturan yang telah disepakati bersama.

"Ada dengar pendapat normal di mana semua yang terlibat dan semua pabrikan sekali lagi menyampaikan pandangan mereka. Pihak MotoGP telah mendapatkan segala macam informasi. Suzuki dan Aprilia telah membawa aerodinamis Filippo Petrucci, yang sebelumnya bekerja dengan Michael Schumacher di Formula 1 di Ferrari,” ucap Leitner.

“Tapi, tidak ada analisis setelah itu. Jadi, kami tidak bisa menilai bagaimana keputusan itu akan muncul. Kami sekarang harus menunggu pengumuman. Pendapat mana yang akan menentukan keputusan, kami hanya bisa bingung,” tukasnya.

Artikel Tag: MotoGP 2019, Mission Winnow Ducati, KTM Red Bull, Mike Leitner

4190  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini