Jepang Resmi Batal Gelar Balapan MotoGP Akibat Corona

Penulis: Senja Hanan
Senin 01 Jun 2020, 16:56 WIB
Jepang Resmi Batal Gelar Balapan MotoGP Akibat Corona

Ilustrasi balapan MotoGP.

Berita MotoGP: Jepang untuk pertama kali tidak dapat menggelar balapan MotoGP. Hal itu terjadi setelah pihak penyelenggara membatalkan balapan itu akibat wabah virus corona.

Kaoru Tanaka, selaku Presiden Sirkuit Mobilityland Corporation, mengatakan situasi di Jepang dan Eropa terlalu tak terduga. "Perpanjangan dari larangan perjalanan internasional memang sudah diharapkan. Sebagai hasil dari diskusi kami dengan Dorna, kami sepakat bahwa kami tidak memiliki pilihan selain membatalkan GP Jepang untuk menyelesaikan musim," katanya.

Dalam kalender, seri balapan Jepang sedianya dihelat pada 18 Oktober nanti di Motegi, tetapi seri itu dibatalkan akibat wabah. Ini adalah untuk pertama kalinya sejak 1986, putaran Jepang tidak diselenggarakan.

Kepala Eksekutif Promotor Dorna Carmelo Ezpeleta mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa MotoGP kini akan fokus menggelar sebanyak mungkin balapan di Eropa hingga pertengahan November setelah seri Asia mulai terancam.

”Seluruh seri balap di benua lain, apabila memungkinkan, seharusnya dijadwalkan setelah pertengahan November, akan terlambat pada tahun ini untuk Grand Prix Jepang bila diadakan,” ujar Ezpeleta, dilansir Reuters.

Batalnya seri Jepang, maka otomatis sudah ada tujuh putaran yang resmi tidak diselenggarakan musim ini. Enam putaran yang sebelumnya sudah resmi dibatalkan adalah Qatar, Finlandia, Jerman, Belanda, Inggris, dan Australia.

Adapun dengan batalnya balapan di Jepang, maka putaran di Asia tinggal menyisakan dua. Kedua putaran itu yakni putaran Thailand yang untuk dan Malaysia yang sedianya dihelat 1 November nanti. MotoGP musim ini diharapkan akan mulai bergulir pada 19 Juli mendatang di Sirkuit Jerez, Spanyol. Di tempat yang sama rencananya seri berikutnya pada 26 Juli juga sangat terbuka untuk diselenggarakan.

Artikel Tag: Virus Corona. MotoGP 2020, Grand Prix Jepang

895  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini