Jelang Gabung Aprilia, Francesco Bagnaia Akui Ducati Mulai Ketinggalan

Francesco Bagnaia (Ducati) dan Marco Bezzecchi (Aprilia) bakal jadi tandem di MotoGP 2027
Berita MotoGP - Francesco Bagnaia secara terbuka mengakui bahwa Aprilia lebih unggul atas Ducati dalam persaingan MotoGP 2026. Hal ini semakin menarik perhatian lantaran Bagnaia bakal memperkuat Aprilia mulai MotoGP 2027.
Francesco Bagnaia tidak menutup mata terhadap perkembangan pesat Aprilia sepanjang MotoGP 2026. Pembalap asal Italia itu bahkan menilai motor RS-GP kini memiliki keunggulan dibandingkan Ducati dalam perebutan gelar juara musim ini.
Pernyataan tersebut cukup menarik karena Bagnaia dipastikan akan bergabung dengan Aprilia mulai musim 2027. Juara dunia MotoGP dua kali itu telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dan akan berduet dengan Marco Bezzecchi, yang juga merupakan lulusan VR46 Riders Academy.
Keputusan itu sekaligus mengakhiri kebersamaan Bagnaia bersama Ducati yang telah berlangsung sejak 2019 di kelas MotoGP, setelah sebelumnya ia juga berkembang bersama pabrikan Borgo Panigale di Moto2.
Meski masih membela Ducati musim ini, Bagnaia mengakui performa Aprilia sedang berada pada level yang sangat tinggi. Hal itu terlihat dari dominasi tim asal Noale dalam beberapa seri terakhir.
Hingga 10 seri MotoGP 2026, Aprilia berhasil mengoleksi enam kemenangan. Jorge Martin memimpin klasemen sementara dengan keunggulan tipis atas Marco Bezzecchi, sementara para pembalap Ducati masih berusaha mengejar ketertinggalan.
Saat tampil di Sirkuit Assen, Aprilia bahkan menguasai sesi kualifikasi dengan menempatkan empat motornya di posisi terdepan. Dominasi tersebut berlanjut dalam Sprint Race dan balapan utama ketika pembalap Aprilia sukses mencatatkan finis satu-dua.
Melihat performa rivalnya, Bagnaia mengakui Ducati masih memiliki pekerjaan rumah untuk kembali ke performa terbaik.
"Aprilia memiliki keunggulan. Motor mereka saat ini lebih siap. Kami sedang berusaha kembali ke jalur yang benar dan tim bekerja sangat baik untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Kita lihat saja dalam tiga atau empat seri ke depan," kata Bagnaia kepada Sky Sports Italia.
Musim 2026 memang menjadi periode yang tidak mudah bagi pembalap bernomor 63 tersebut. Dalam sekitar satu setengah musim terakhir, Bagnaia berulang kali mengeluhkan minimnya rasa percaya terhadap bagian depan motor Ducati, yang berdampak pada konsistensi performanya.
Meski sempat meraih empat finis ketiga secara beruntun, peluangnya dalam perebutan gelar kembali terganggu setelah gagal finis di MotoGP Belanda.
Di sisi lain, kepindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia pada 2027 diyakini dapat memberikan keuntungan tambahan bagi tim barunya. Selain membawa pengalaman sebagai juara dunia, ia juga berpotensi menyumbangkan banyak masukan teknis dari Ducati yang bisa membantu Aprilia mempertahankan daya saing saat MotoGP memasuki era regulasi baru pada 2027.
Artikel Tag: ducati, aprilia, francesco bagnaia, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/jelang-gabung-aprilia-francesco-bagnaia-akui-ducati-mulai-ketinggalan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini