Trackhouse Pilih Jadi Kuda Hitam Soal Perburuan Gelar Juara MotoGP 2026

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 05 Jul 2026, 16:04 WIB - 108 views
Ai Ogura dan Raul Fernandez berhasil mengantar Trackhouse mengunci posisi 1 dan 2 di MotoGP Belanda

Ai Ogura dan Raul Fernandez berhasil mengantar Trackhouse mengunci posisi 1 dan 2 di MotoGP Belanda

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Trackhouse Racing memilih tidak terlena setelah tampil impresif di MotoGP Belanda 2026. Bos tim, Davide Brivio, justru lebih nyaman jika timnya tidak terlalu banyak dibicarakan meski kini ikut meramaikan persaingan perebutan gelar juara dunia.

Trackhouse Racing menjadi salah satu tim yang paling mencuri perhatian pada MotoGP Belanda 2026. Tim satelit Aprilia itu sukses mencetak hasil bersejarah lewat finis satu-dua pada Sprint Race maupun balapan utama melalui Ai Ogura dan Raul Fernandez.

Meski performa timnya sedang menanjak, kepala tim Trackhouse, Davide Brivio, memilih meredam ekspektasi. Menurutnya, lebih baik tim bekerja dalam ketenangan daripada menjadi sorotan sebagai kandidat juara.

"Saya suka ketika orang-orang tidak terlalu banyak membicarakan kami dalam perebutan gelar. Saya lebih suka tetap berada di bawah radar," kata Brivio.

Ia menegaskan Trackhouse akan tetap fokus meningkatkan performa tanpa terbebani pembicaraan mengenai peluang juara. Namun, Brivio mengakui persaingan MotoGP musim 2026 kini menjadi jauh lebih menarik dibanding musim-musim sebelumnya.

"Kami akan terus bekerja dan terus berusaha. Kejuaraan sekarang menjadi menarik bagi banyak pembalap."

Menurut Brivio, perubahan peta persaingan tidak lepas dari kebangkitan Marc Marquez. Pembalap Ducati itu berhasil memangkas defisit hingga 62 poin hanya dalam dua seri sebelum MotoGP Belanda, sebuah pencapaian yang membuat para rival menyadari bahwa selisih poin besar bukan lagi sesuatu yang mustahil untuk dikejar.

"Dulu jika tertinggal 50 atau 60 poin, rasanya peluang sudah hampir habis. Namun setelah melihat apa yang dilakukan Marc dalam dua Grand Prix terakhir, semua orang berpikir bahwa selisih sebesar itu bukan akhir dari segalanya karena masih banyak balapan tersisa."

Brivio menilai situasi tersebut memberikan harapan baru bagi seluruh pembalap yang masih bersaing di papan atas klasemen.

"Itu memberi harapan kepada semua orang. Karena itulah kejuaraan musim ini akan sangat menarik."

Persaingan gelar semakin sulit diprediksi setelah Marco Bezzecchi gagal finis di Assen akibat terjatuh. Hasil tersebut membuat rekan setimnya di Aprilia, Jorge Martin, mengambil alih puncak klasemen sementara.

Memasuki MotoGP Jerman, Martin memimpin klasemen dengan keunggulan tipis. Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio berada tepat di belakangnya dengan selisih hanya 16 poin, sehingga persaingan tiga besar dipastikan semakin sengit.

Di sisi lain, kemenangan perdana Ai Ogura di MotoGP membuat pembalap Jepang itu kini hanya terpaut 25 poin dari posisi teratas. Sementara Raul Fernandez berada di peringkat keenam dengan selisih 55 poin dari pemuncak klasemen.

Dengan delapan pembalap teratas hanya dipisahkan 63 poin, perebutan gelar juara MotoGP 2026 diprediksi akan berlangsung hingga seri-seri terakhir. Konsistensi dinilai akan menjadi faktor penentu di tengah ketatnya persaingan musim ini.

Artikel Tag: raul fernandez, ai ogura, trackhouse

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/trackhouse-pilih-jadi-kuda-hitam-soal-perburuan-gelar-juara-motogp-2026
108
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini