Bukan Soal Rekor, Ini Ambisi Terbesar Marc Marquez di MotoGP

Marc Marquez
Berita MotoGP - Marc Marquez menegaskan target terbesarnya setelah memperpanjang kontrak bersama Ducati bukan hanya mengejar gelar juara dunia atau memecahkan rekor. Juara dunia delapan kali itu justru ingin menikmati setiap momen di penghujung kariernya sebagai pembalap MotoGP.
Marc Marquez memasuki babak baru dalam kariernya setelah resmi memperpanjang kontrak bersama Ducati. Kesepakatan baru tersebut membuat pembalap asal Spanyol itu akan tetap membela tim pabrikan Italia hingga akhir musim 2028.
Dengan kontrak tersebut, peluang Marquez menambah koleksi gelar juara dunia dan memecahkan berbagai rekor MotoGP semakin terbuka. Saat ini, ia hanya membutuhkan satu gelar lagi untuk menyamai torehan delapan gelar kelas premier milik legenda Italia, Giacomo Agostini.
Tak hanya itu, Marquez juga tinggal membutuhkan 14 kemenangan lagi untuk menyamai rekor 89 kemenangan MotoGP yang masih dipegang Valentino Rossi.
Meski berada di jalur untuk mengejar dua catatan bersejarah tersebut, Marquez menegaskan bahwa ambisi terbesarnya bukanlah soal statistik ataupun rekor.
"Ambisi terbesar saya adalah menikmati gairah saya pada tahun-tahun terakhir karier saya," kata Marquez.
Pembalap berusia 33 tahun itu menjelaskan banyak atlet justru kehilangan kecintaan terhadap olahraga yang mereka tekuni ketika mendekati masa pensiun. Cedera, tekanan, hingga hasil yang tidak lagi sesuai harapan sering menjadi penyebabnya.
"Terkadang seorang atlet mengakhiri kariernya dengan membenci olahraga atau passion yang selama ini dijalaninya. Biasanya itu terjadi karena pada tahun-tahun terakhir mereka harus menghadapi cedera, tekanan, atau hasil yang kurang baik."
Karena itu, Marquez ingin memastikan dirinya tetap menikmati setiap balapan yang dijalani bersama Ducati.
"Yang ingin saya lakukan hanyalah menikmati tahun-tahun terakhir karier saya. Itulah target utama saya."
Meski demikian, Marquez menegaskan kontrak hingga 2028 belum tentu menjadi akhir perjalanan kariernya di MotoGP. Ia mengaku belum memutuskan kapan akan pensiun.
"Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi kontrak terakhir saya atau bukan. Yang pasti, saya ingin mengenang tahun-tahun terakhir karier saya dengan cara yang baik."
Di sisi lain, naluri kompetitif Marquez tetap tidak berubah. Ia menegaskan masih ingin tampil maksimal dan bersaing di level tertinggi selama masih berada di lintasan.
"Tentu saja saya selalu ingin tetap kompetitif dan memberikan 100 persen kemampuan saya."
Musim 2026 sendiri masih menyisakan persaingan sengit. Setelah sempat mengalami awal musim yang sulit dan harus menjalani operasi bahu lanjutan usai MotoGP Prancis di Le Mans, Marc Marquez berhasil bangkit dan kembali masuk dalam perebutan gelar juara dunia.
Menjelang MotoGP Jerman, pembalap Ducati itu hanya terpaut 42 poin dari pemuncak klasemen sementara Jorge Martin. Dengan masih banyak seri tersisa, peluang Marquez menyamai rekor Giacomo Agostini sekaligus memperpanjang dominasinya di MotoGP masih terbuka lebar.
Artikel Tag: marc marquez, ducati, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/bukan-soal-rekor-ini-ambisi-terbesar-marc-marquez-di-motogp
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini