Ducati Dicap Timnas Spanyol Usai Duetkan Pedro Acosta dan Marc Marquez

Marc Marquez dan Pedro Acosta akan jadi rekan setim di Ducati pada MotoGP 2027.
Berita MotoGP- Keputusan Ducati merekrut Pedro Acosta berduet dengan Marc Marquez di MotoGP 2027 memunculkan kritik lantranan tim ini diperkuat dua rider asal Spanyol. Menanggapi hal tersebut, CEO Ducati Claudio Domenicali menegaskan bahwa faktor utama dalam memilih pembalap adalah kemampuan, bukan soal paspor.
Ducati menjadi sorotan setelah memastikan Pedro Acosta akan bergabung dengan tim pabrikan pada MotoGP 2027. Pebalap muda Spanyol itu akan berduet dengan Marc Marquez, sementara Francesco Bagnaia dipastikan meninggalkan Ducati dan bergabung dengan Aprilia.
Keputusan tersebut memunculkan komentar dari sejumlah penggemar yang menyebut Ducati berubah menjadi "tim nasional Spanyol". Pasalnya, dari enam pembalap Ducati yang diproyeksikan tampil musim depan, lima di antaranya berasal dari Spanyol.
Selain Marc Marquez dan Pedro Acosta di tim pabrikan, Ducati juga telah mengonfirmasi Joan Mir dan Daniel Holgado untuk Gresini Racing. Sementara Fermin Aldeguer akan memperkuat tim VR46. Hanya satu kursi yang masih belum terisi, yang kabarnya tengah diperebutkan oleh juara WorldSBK, Nicolo Bulega.
Menanggapi kritik tersebut, CEO Ducati Claudio Domenicali menegaskan bahwa timnya tidak pernah mempertimbangkan kewarganegaraan dalam menentukan susunan pembalap.
"Ketika kami menyusun tim pabrikan, kriteria utama adalah performa. Kami tidak memilih pembalap berdasarkan paspor mereka," kata Domenicali kepada La Gazzetta dello Sport.
Menurutnya, tujuan utama Ducati adalah mempertahankan status sebagai tim terbaik di MotoGP dan terus bersaing dalam perebutan gelar juara dunia. Karena itu, tim memilih kombinasi pembalap yang dianggap paling mampu memberikan hasil maksimal.
"Kami tidak ingin membentuk tim nasional Spanyol. Kami ingin memiliki dua pembalap hebat dan memilih mereka yang kami yakini bisa memberikan energi terbesar bagi tim."
Meski demikian, Domenicali mengakui Ducati tetap memiliki kebanggaan sebagai pabrikan Italia. Karena itu, ia berharap lebih banyak pembalap Italia bisa menembus level tertinggi MotoGP bersama Ducati pada masa depan.
"Kami tentu senang memiliki pembalap Italia. Itulah mengapa kami sedang berupaya membawa Nicolo Bulega ke MotoGP."
Ia juga menambahkan bahwa apabila Ducati harus memilih antara dua pembalap dengan kemampuan yang sama, maka faktor kebangsaan bisa menjadi pertimbangan.
"Jika ada dua pembalap dengan talenta yang setara dan salah satunya orang Italia, tentu kami akan memilih pembalap Italia."
Di sisi lain, kepindahan Bagnaia ke Aprilia membuat persaingan antar pabrikan Italia semakin menarik. Aprilia bahkan menonjolkan identitas Italia melalui duet Francesco Bagnaia dan Marco Bezzecchi untuk musim 2027.
Sementara itu, Ducati optimistis Pedro Acosta akan segera mendapat tempat di hati para penggemarnya. Domenicali menilai pembalap berusia 22 tahun tersebut memiliki karakter yang cocok dengan budaya tim asal Borgo Panigale.
"Saya rasa dia sudah cukup menjadi seorang Ducatista. Para penggemar akan segera mencintainya, jika mereka belum melakukannya sekarang."
Dengan hadirnya duet Marc Marquez dan Pedro Acosta, Ducati diperkirakan kembali menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2027.
Artikel Tag: marc marquez, ducati, pedro acosta, motogp 2027
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/ducati-dicap-timnas-spanyol-usai-duetkan-pedro-acosta-dan-marc-marquez
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini