Ducati Ingin Pertahankan Tim Satelit Kedua, Peluang Bagi Tim VR46

Penulis: Abdi Ardiansyah
Sabtu 13 Feb 2021, 23:55 WIB
Ducati, Luca Marini, Enea Bastianini

Rider Tim Esponsorama Racing, Luca Marini dan Enea Bastianini bersama para petinggi Ducati

Berita MotoGP: General Manager Ducati Corse, Luigi Dall'Igna, membeberkan bahwa timnya berencana mempertahankan skuat satelit keduanya, Esponsorama Racing. Ini menjadi sinyal positif bagi tim milik Rossi VR46.

MotoGP pada tahun 2022 berpeluang menyaksikan perubahan struktur tim pabrikan dan tim satelit pada 2022. Sebagaimana diketahui, kontrak seluruh pabrikan dan tim independen untuk tampil di MotoGP akan habis pada akhir tahun ini.

Sejauh ini sudah ada KTM, Ducati, Honda, Tech3, Gresini, dan LCR yang telah memastikan akan tetap berlaga di MotoGP pada musim 2022-2026. Pabrikan dan tim independen lainnya diprediksi bakal menyusul untuk menegaskan komitmen mereka sebagai kontestan ajang balap motor nomor satu tersebut.

Penyelenggara MotoGP yaitu Dorna Sports telah menyatakan keinginannya untuk melihat komposisi yang lebih seimbang pada masa mendatang. Hal ini berarti, setiap pabrikan hanya memiliki satu tim satelit saja.

Kini masih ada dua pabrikan yang belum memiliki tim satelit yaitu Aprilia dan Suzuki. Aprilia tampaknya masih menurunkan tim pabrikan saja pada MotoGP 2022 lantaran motor RS-GP yang terlihat inferior dibanding kompetitiornya.

Sementara Suzuki tengah dikaitkan dengan Gresini dan ada rumor lain juga menyebut nama tim Petronas SRT dan tim VR46 besutan Valentino Rossi.

Di sisi lain, ada pabrikan seperti Ducati yang punya dua tim satelit sekaligus. Sejak musim lalu skuat asal Borgo Panigale tersebut menurunkan enam motor Desmosedici GP kepada tim pabrikan mereka serta dua tim independen, Pramac Racing dan Esponsorama Racing.

Tim ini paham bahwa menurunkan lebih banyak motor dalam balapan juga memberikan keuntungan. Pabrikan bakal mendapatkan lebih banyak data untuk membantu mereka dalam menentukan arah pengembangan.

Selain itu lebih banyak tim juga membuat lebih banyak ruang untuk menempatkan pembalap 'binaan'. Skuat Merah ini sudah merasakannya setelah memborong tiga pembalap debutan dari Moto2 pada MotoGP 2021.

Dall'Igna menyatakan bahwa Ducati masih ingin mempertahankan struktur tim satelit mereka pada musim berikutnya.

"Kami ingin melanjutkan konstelasi enam motor ini selama mungkin, kami pasti memiliki keuntungan," ujar Dall'Igna sebagaimana dilansir dari Corse di Moto.

"Namun, sulit untuk mengatakan berapa lama kami bisa terus bertahan dengan tiga tim di MotoGP. Cepat atau lambat kami mungkin harus kembali ke empat motor, itu tergantung pada situasi masa depan," tandasnya.

Ducati hampir dipastikan akan meneruskan kerja sama mereka dengan Pramac Racing yang sudah berlangsung selama hampir dua dekade. Kemudian permasalahan lainnya adalah soal kelanjutan Esponsorama sebagai tim satelit Ducati.

Posisi Esponsorama di MotoGP digadang-gadang akan diambil alih oleh VR46. Tim besutan Valentino Rossi tersebut bahkan berhasil membawa livery tim mereka ke MotoGP melalui Luca Marini, adik dari The Doctor sendiri.

Kepastian partisipasi VR46 serta dengan pabrikan mana mereka akan bergabung bakal diketahui dalam beberapa bulan ke depan. Alessio "Uccio" Salucci selaku manajer VR46 membuka pintu bagi pabrikan lain meski di satu sisi tidak menampik kedekatan dengan Yamaha.

"Ini adalah bulan-bulan yang sangat penting, dimulai dari sekarang hingga Mei, kami harus membuat keputusan. Hati kami adalah Yamaha, tetapi ada banyak pilihan," tandasnya.

Artikel Tag: Ducati, VR46

1436  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini