Ai Ogura Dinilai Ungguli Marc Marquez Soal Teknik Pengereman MotoGP

Penulis: Abdi Ardiansyah
Minggu 05 Jul 2026, 10:16 WIB - 122 views
Ai Ogura

Ai Ogura

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Ai Ogura kembali mencuri perhatian setelah meraih kemenangan perdana di MotoGP Belanda 2026. Penampilannya bahkan membuat mantan pebalap sekaligus pengamat MotoGP, Neil Hodgson, menilai pembalap Jepang itu telah melampaui Marc Marquez dalam satu aspek yang selama ini menjadi ciri khas sang juara dunia.

Performa impresif Ai Ogura di MotoGP Belanda 2026 terus menuai pujian. Kali ini, mantan pebalap MotoGP Neil Hodgson menyebut pembalap Trackhouse Racing itu layak menyandang predikat baru sebagai "raja rem belakang", julukan yang selama bertahun-tahun identik dengan Marc Marquez.

Marquez dikenal sebagai salah satu pebalap dengan teknik pengereman paling luar biasa di MotoGP. Kemampuannya memaksimalkan penggunaan rem belakang membuatnya mampu mengerem sangat terlambat tanpa kehilangan kendali di tikungan. Teknik tersebut bahkan disebut sulit ditiru, termasuk oleh para insinyur yang selama bertahun-tahun berusaha memahami cara kerja pengereman pebalap Ducati tersebut.

Namun menurut Hodgson, Ogura kini menunjukkan kemampuan yang tak kalah mengesankan. Hal itu terlihat jelas saat pembalap Jepang tersebut meraih kemenangan perdana di kelas utama pada MotoGP Belanda, sekaligus membawa Trackhouse Racing mencatat sejarah finis satu-dua bersama Raul Fernandez.

"Dia adalah raja rem belakang. Memang sebagian besar pebalap MotoGP banyak menggunakan rem belakang, tetapi Ai benar-benar melakukannya seperti Marc Marquez," kata Hodgson dalam podcast Gas It Out.

"Marc menggunakan rem belakang untuk membantu menarik motor kembali ke jalur dan mengurangi beban di ban depan. Apa pun yang dilakukan Ai, dia telah menemukan titik yang tepat. Pebalap lain harus waspada karena dia adalah penantang gelar."

Hodgson juga memuji karakter Ogura yang dinilai sangat tenang di luar lintasan, tetapi berubah agresif ketika balapan dimulai.

"Dia pebalap yang sangat mengandalkan insting. Di luar lintasan dia terlihat pendiam dan rendah hati, tetapi begitu visor ditutup, dia langsung menyerang. Dia sudah seperti itu sejak tampil di kelas-kelas junior."

Performa konsisten menjadi modal utama Ogura musim ini. Hingga seri Belanda, ia belum pernah finis di luar delapan besar dalam balapan utama. Berkat hasil tersebut, pembalap berusia 25 tahun itu kini hanya terpaut 25 poin dari pemuncak klasemen Jorge Martin, atau setara dengan satu kemenangan Grand Prix.

Hodgson juga membandingkan gaya balap Ogura dengan Francesco Bagnaia. Menurutnya, keduanya memiliki karakter yang bertolak belakang ketika berada di belakang pebalap lain.

Ia menjelaskan bahwa Ogura mampu tetap kompetitif meski tekanan ban depan meningkat akibat efek udara kotor dari motor di depannya. Kondisi yang sering menjadi kelemahan Bagnaia justru bisa dimanfaatkan Ogura untuk tetap menyerang hingga akhir balapan.

Jika mampu menjaga konsistensi tersebut, Ai Ogura berpeluang menjadi salah satu pesaing terkuat dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 sekaligus melanjutkan statusnya sebagai salah satu bintang baru paling bersinar di kelas premier.

Artikel Tag: marc marquez, motogp belanda, neil hodgson, ai ogura

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/ai-ogura-dinilai-ungguli-marc-marquez-soal-teknik-pengereman-motogp
122
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini