Alex Rins Geram Jadi Korban Siasat Duo Pramac Racing

Penulis: Abdi Ardiansyah
Selasa 06 Apr 2021, 18:50 WIB
Alex Rins

Alex Rins berusaha melewati rider Pramac Racing, Jorge Martin, dalam MotoGP Doha 2021

Berita MotoGP: Alex Rins sempat jengkel menjadi korban dari strategi yang dilancarkan oleh Pramac Racing di MotoGP Doha. Rins merasa selalu gagal merebut podium meski ia sudah berusaha keras.

Alex Rins pada akhirnya hanya bisa meraih posisi finis keempat usai mengawali balapan dari urutan kedelapan. Rins sejatinya punya peluang untuk meraih podium dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Losail tersebut, namun ia selalu gagal menembus pertahanan duo Pramac Ducati, Johann Zarco dan Jorge Martin.

Rins menilai kekompakan duo Pramac itu menyulitkan rival mereka. Saat Martin memimpin balapan, maka Zarco dengan sigap melindungi. Begitu pula saat Martin dilewati oleh Zarco, sang rookie itu juga langsung menghalau serangan dari Rins yang menempati posisi keempat.

Situasi ini tentu membuat Rins kecewa tapi dengan sportif, ia memberi pujian kepada pasangan tim satelit Ducati tersebut.

“Ada bagian yang tidak saya singkirkan, tapi saya menjaga ban hingga akhir karena saya mencoba mendahului Martin dan keduanya, dia serta Zarco, berbuat semau mereka dengan saya,” ujar Rins dilansir dari Motorsport.com.

“Mereka selangkah di atas kami. Saya yakin kalau dapat melewati Martin dan membuka sedikit gap, saya bisa melepaskan diri. Kemudian, kemenangan jadi sesuatu yang lain karena Maverick Vinales atau Fabio Quartararo tiba. Podium di sana. Saya tidak bisa melakukannya lagi.”

“Kami finis keempat, posisi bagus. Sulit melakukan lebih dari itu. Saya ingin pergi dengan beberapa poin, kami bekerja untuk podium, tapi sudah bisa dilihat dari luar. Saya merasa baik-baik saja. Setidaknya, saya bisa memotong empat posisi. Kami di tempat yang semestinya,” tandasnya.

Artikel Tag: Alex Rins, pramac racing, Johann Zarco, Jorge Martin, MotoGP Doha, MotoGP 2021

18415  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini