Toprak Razgatlioglu Harus Ubah Gaya Balap Karena Ban Michelin

Toprak Razgatlioglu
Berita MotoGP: Adaptasi Toprak Razgatlioglu di MotoGP diprediksi tidak akan mudah lantaran seperti yang diungkapkan Danilo Petrucci bahwa ban Michelin memaksanya menggunakan gaya balap yang berlawanan dengan kebiasaannya di World Superbike.
Kepindahan Toprak Razgatlioglu dari World Superbike ke MotoGP menjadi salah satu sorotan terbesar musim 2026. Namun langkah berani juara dunia World Superbike itu diprediksi tidak akan berjalan mulus, terutama karena faktor teknis yang sangat berbeda dari kompetisi sebelumnya.
Mantan rivalnya di WSBK, Danilo Petrucci, menilai tantangan terbesar Toprak bukan sekadar adaptasi dengan motor Yamaha M1, melainkan karakter ban Michelin yang digunakan di MotoGP.
Menurut Petrucci, gaya balap agresif Toprak yang mengandalkan pengereman ekstrem dan kontrol ban depan justru bertolak belakang dengan cara kerja ban Michelin.
“Sayangnya untuk dia, apa yang menjadi kekuatannya justru kebalikan dari apa yang harus dilakukan dengan ban Michelin,” ujar Petrucci kepada Moto.it.
Di World Superbike, Toprak dikenal sebagai spesialis pengereman dalam kondisi motor masih miring. Ia kerap masuk tikungan dengan sudut kemiringan tinggi sambil tetap menekan rem depan secara agresif. Teknik tersebut sangat efektif dengan karakter ban Pirelli.
Namun di MotoGP, pendekatan itu jauh lebih sulit dilakukan.
“Ban Michelin adalah ban berperforma tinggi, tetapi harus digunakan dengan cara tertentu. Motor harus dihentikan lebih dulu di trek lurus, lalu dibiarkan mengalir masuk tikungan. Mengerem dalam kondisi miring dengan Michelin sangat sulit, hanya sedikit pembalap yang bisa melakukannya,” jelas Petrucci.
Ia tetap memuji bakat alami Toprak, terutama dalam mengendalikan roda depan. Namun kombinasi karakter ban dan motor Yamaha yang masih dalam tahap pengembangan membuat situasinya semakin kompleks.
Yamaha sendiri tengah berjuang dengan proyek mesin V4 terbaru mereka. Hasil tes pramusim menunjukkan motor belum sepenuhnya kompetitif dibandingkan rival utama. Kondisi ini tentu tidak membantu proses adaptasi Toprak di musim debutnya.
Meski demikian, Andrea Dovizioso selaku pembalap penguji Yamaha melihat sisi positif dari tantangan tersebut. Ia menilai musim 2026 bisa menjadi tahun pembelajaran penting bagi Toprak sebelum regulasi baru 2027 diberlakukan, termasuk pergantian pemasok ban dari Michelin ke Pirelli.
Jika mampu bersabar dan menyesuaikan diri, pengalaman menghadapi kesulitan ini justru bisa memperkuat fondasi karier Toprak di MotoGP.
Musim 2026 mungkin menjadi periode adaptasi yang berat, tetapi proses inilah yang akan menentukan apakah Toprak Razgatlioglu mampu menjadi penantang serius di era baru MotoGP mendatang.
Artikel Tag: michelin, danilo petrucci, toprak razgatlioglu, motogp 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/toprak-razgatlioglu-harus-ubah-gaya-balap-karena-ban-michelin
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini