Scottie Scheffler Tertinggal Cukup Jauh Usai Putaran Kedua Masters 2026

Scottie Scheffler kini berada di posisi even par setelah 36 hole dan terpaut tujuh pukulan dari juara bertahan Rory McIlroy. (Foto: Golf Digest)
Pegolf nomor satu dunia Scottie Scheffler menghadapi tantangan berat untuk bersaing di Masters 2026 setelah mencatatkan skor 2-over 74 pada putaran kedua, Jumat (10/4).
Hasil tersebut membuatnya tertinggal cukup jauh dari pemuncak klasemen sementara.
Scheffler kini berada di posisi even par setelah 36 hole dan terpaut tujuh pukulan dari juara bertahan Rory McIlroy.
Untuk kembali ke jalur persaingan, ia membutuhkan performa luar biasa pada dua putaran akhir.
Hasil ini juga mengakhiri catatan impresif Scottie Scheffler di Augusta National, di mana ia sebelumnya tidak pernah mencatatkan skor di atas par dalam 11 ronde berturut-turut.
Rekor tersebut merupakan salah satu yang terpanjang dalam sejarah turnamen.
“Saya merasa lapangan ini sangat menantang. Sebenarnya saya bermain cukup baik, bahkan lebih baik dari skor saya,” ujar Scheffler.
Permasalahan utama Scheffler terletak pada permainan di green serta beberapa kesalahan krusial di sembilan hole terakhir.
Ia kehilangan lebih dari satu pukulan terhadap lapangan dalam aspek putting dan gagal memaksimalkan peluang.
Awal ronde juga tidak berjalan mulus. Di hole 4, ia membuat bogey setelah tee shot masuk bunker dan gagal menyelesaikan putt par dari jarak sekitar dua meter.
Kesalahan berlanjut di hole 5 ketika ia kembali mencatat bogey usai gagal mengonversi peluang par.
Meski sempat bangkit dengan birdie di hole 8 dan 10 untuk kembali ke posisi even, momentum tersebut tidak bertahan lama.
Kesalahan terbesar terjadi di dua hole par-5 pada back nine. Di hole 13, pukulan kedua yang berisiko berujung masuk ke aliran air di depan green, menghasilkan bogey.
Sementara di hole 15, approach dari jarak jauh melewati green dan masuk ke kolam, kembali berujung bogey.
“Saya merasa keputusan untuk menyerang itu tepat, tapi eksekusinya kurang maksimal,” kata Scottie Scheffler.
Ia mengakui frustrasi karena gagal memanfaatkan peluang di hole-hole krusial, terutama setelah sempat memperbaiki posisi di tengah ronde.
Meski tertinggal cukup jauh, Scheffler memiliki pengalaman bangkit dari situasi sulit. Ia pernah mengejar defisit enam pukulan untuk menjuarai Players Championship 2024, menunjukkan kemampuannya untuk membalikkan keadaan.
Namun, untuk mengulang pencapaian tersebut di Augusta, ia tidak hanya membutuhkan permainan terbaiknya, tetapi juga hasil kurang maksimal dari para pesaing di papan atas.
“Setiap kali Anda bisa sukses di lapangan ini, itu memberi kepercayaan diri tambahan. Tapi jelas saya harus melakukan banyak hal dengan benar jika ingin kembali bersaing,” ujarnya.
Dengan dua putaran tersisa, Scottie Scheffler masih memiliki peluang, meski jalannya kini semakin terjal.
Artikel Tag: augusta national, masters, scottie scheffler
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/scottie-scheffler-tertinggal-cukup-jauh-usai-putaran-kedua-masters-2026























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini