Scottie Scheffler Kritik Penempatan Lokasi Pin di PGA Championship 2026

Penulis: Hanif Rusli
Minggu 17 Mei 2026, 06:54 WIB - 104 views
Scottie Scheffler menyoroti penempatan hole atau pin location yang menurutnya berada di titik sangat sulit dijangkau pemain. (Foto: Golf Digest)

Scottie Scheffler menyoroti penempatan hole atau pin location yang menurutnya berada di titik sangat sulit dijangkau pemain. (Foto: Golf Digest)

Ligaolahraga.com -

Scottie Scheffler menilai setup lapangan Aronimink Golf Club pada PGA Championship terlalu ekstrem setelah menghadapi kondisi sulit pada putaran kedua, Jumat (15/5) waktu setempat.

Pegolf nomor satu dunia itu secara khusus menyoroti penempatan hole atau pin location yang menurutnya berada di titik sangat sulit dijangkau pemain.

Scottie Scheffler mengaku terkejut saat tiba di green hole 14 par-3 sepanjang 215 yard. Posisi hole ditempatkan di atas bagian sempit green yang membuat area pendaratan bola sangat kecil.

“Itu salah satu posisi pin paling gila yang pernah saya lihat,” kata Scheffler.

“Mereka menaruh pin tepat di titik tertinggi green. Saya belum pernah melihat yang seperti itu.”

Kondisi lapangan semakin sulit karena angin kencang dengan hembusan mencapai 20 mph pada sesi pagi.

Scheffler menyebut par yang ia dapat di hole tersebut sebagai salah satu par terbaiknya hari itu.

Juara empat major itu menutup putaran kedua dengan skor 71 atau 1-over dan berada di total 2-under menuju akhir pekan turnamen.

Meski gagal memperbaiki skor putaran pertama, Scheffler tetap puas dengan permainannya karena merasa tantangan lapangan sangat berat.

Menurutnya, penempatan pin pada putaran kedua merupakan yang tersulit sepanjang kariernya di PGA Tour, bahkan dibanding U.S. Open maupun Oakmont yang terkenal sulit.

“Ini setup pin tersulit yang pernah saya hadapi sejak bermain di Tour,” ujar Scheffler.

“Sangat sulit mendekatkan bola ke hole dan juga sulit memasukkan putt, apalagi dengan green yang curam dan angin seperti ini.”

Scottie Scheffler mengatakan ia sempat bertanya kepada caddie Justin Rose, Mark Fulcher, apakah mereka pernah melihat kondisi serupa sebelumnya.

Satu-satunya lapangan yang mereka anggap sebanding adalah Shinnecock Hills, venue U.S. Open yang dikenal sangat menantang.

Meski menikmati lapangan dengan tingkat kesulitan tinggi, Scheffler menilai ada perbedaan antara tantangan yang adil dan sekadar membuat permainan menjadi sangat sulit.

“Saya suka tes golf yang berat, tetapi golf sudah menjadi olahraga tersulit di dunia dan terkadang kita mencoba membuatnya lebih sulit lagi,” katanya.

“Mereka bisa membuat skor juara berapa saja yang mereka mau hanya lewat posisi pin. Bisa saja skor juara di atas par. Apakah itu tes terbaik? Saya tidak tahu. Ini hanya tes yang berbeda.”

Pandangan serupa juga disampaikan Rory McIlroy yang menilai leaderboard terlalu rapat karena setup lapangan tidak memberi kesempatan pemain unggul jauh.

“Sangat mudah membuat par, sulit membuat birdie, tetapi juga tidak terlalu mudah membuat bogey,” kata McIlroy.

Sementara itu, Chris Gotterup yang membukukan skor terbaik turnamen sejauh ini dengan 65 atau 5-under juga mengakui posisi pin berada di batas maksimal tingkat kesulitan.

Menurut Gotterup, kondisi tersebut membuat ronde berlangsung sangat lama hingga lebih dari lima setengah jam.

Di tengah kritik para pemain, PGA Championship tetap menghadirkan persaingan sangat ketat menjelang akhir pekan.

Scottie Scheffler yakin tantangan berat seperti ini pada akhirnya akan melahirkan pemain yang mampu menemukan solusi terbaik.

“Dalam tes yang sulit seperti ini, biasanya selalu ada seseorang yang berhasil memecahkannya,” ujar Scheffler.

Artikel Tag: pga tour, pga championship, scottie scheffler

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/scottie-scheffler-kritik-penempatan-lokasi-pin-di-pga-championship-2026
104
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini