LIV Golf Catat Kerugian 5 Miliar Dolar sejak Operasi di AS dan Inggris

Penulis: Hanif Rusli
Sabtu 12 Sep 2026, 09:04 WIB - 61 views
LIV Golf menargetkan proses restrukturisasi selesai dan keluar dari kebangkrutan pada Januari 2027. (Foto: AP)

LIV Golf menargetkan proses restrukturisasi selesai dan keluar dari kebangkrutan pada Januari 2027. (Foto: AP)

Ligaolahraga.com -

LIV Golf mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 pada Selasa, lima bulan setelah Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi menyatakan akan menghentikan pendanaan terhadap kompetisi golf yang memisahkan diri dari PGA Tour tersebut.

Dalam dokumen pengajuan kebangkrutan, LIV Golf mengungkap sejumlah kondisi keuangan dan rencana restrukturisasi untuk membentuk apa yang disebut sebagai "LIV 2.0".

Investor baru BC Partners telah menyatakan kesediaan menyuntikkan dana sebesar 300 juta dolar AS sebagai imbalan atas kepemilikan saham dan ekuitas jika restrukturisasi melalui Chapter 11 disetujui.

LIV Golf tercatat memiliki utang sedikitnya 45,5 juta dolar kepada para pemain. Dari 30 kreditur terbesar yang dicantumkan dalam dokumen, 14 merupakan pemain.

Jon Rahm menjadi pihak dengan tagihan terbesar, yakni 7,5 juta dolar, disusul Bryson DeChambeau 5,8 juta dolar dan Dustin Johnson 5,5 juta dolar.

LIV saat ini memiliki 57 pemain dalam daftar. Belum diketahui apakah 43 pemain lainnya juga memiliki tagihan dan berapa nilainya.

Dokumen tersebut juga menyebut struktur kompensasi besar yang sebelumnya ditawarkan untuk menarik pemain dari PGA Tour tidak akan menjadi dasar skema "LIV 2.0".

Sebagai gantinya, pemain akan ditawari ekuitas dan kontrak baru yang mencakup bonus penandatanganan, pengembalian sebagian hak NIL, serta sekitar 30 persen kepemilikan tim sebagai kompensasi atas klaim mereka dalam proses kebangkrutan.

LIV Golf mencatat kerugian sekitar 3 miliar dolar dari operasinya di Amerika Serikat dan 2 miliar dolar di Inggris hingga 31 Desember 2025. Perusahaan mengakui masih membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapai profitabilitas secara mandiri.

Per 8 September, LIV hanya memiliki sekitar 15 juta dolar dalam bentuk tunai. PIF kemudian memberikan pinjaman 49,6 juta dolar untuk membantu operasional liga selama proses kebangkrutan.

Pendapatan hak siar hanya menyumbang lima persen pendapatan LIV pada 2025, sama dengan penjualan merchandise.

Sebaliknya, pendapatan sponsorship meningkat dari 16 juta dolar pada 2023 menjadi 102 juta dolar pada 2025.

LIV mengklaim telah mengamankan kontrak sponsorship jangka panjang sekitar 300 juta dolar untuk periode 2027-2029.

Perusahaan juga memangkas biaya, termasuk membatalkan turnamen di Michigan dan New Orleans serta mengurangi jumlah staf menjadi 41 orang.

LIV tercatat berutang sedikitnya 12 juta dolar kepada vendor dan memiliki kewajiban pajak serta biaya sebesar 18,5 juta dolar kepada sejumlah negara dan otoritas di AS.

LIV menargetkan proses restrukturisasi selesai dan keluar dari kebangkrutan pada Januari 2027.

Artikel Tag: pif, liv golf

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/liv-golf-catat-kerugian-5-miliar-dolar-sejak-operasi-di-as-dan-inggris
61
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini