Jon Rahm Buka Suara Soal Masa Depannya di LIV Golf

Jon Rahm
Berita Golf - Jon Rahm saat ini masih berada di Irlandia untuk tampil dalam Amgen Irish Open 2026. Turnamen DP World Tour tersebut menghadirkan sejumlah nama besar dari LIV Golf dan PGA Tour, termasuk Rory McIlroy.
Namun, perhatian terhadap Rahm bukan hanya tertuju pada penampilannya di lapangan. Masa depan juara dua major tersebut juga menjadi tanda tanya setelah musim LIV Golf 2026 berakhir lebih cepat di LIV Indianapolis pada bulan lalu.
Masa depan LIV Golf kini berada dalam situasi yang tidak pasti. Public Investment Fund Arab Saudi telah memutuskan untuk menghentikan pendanaan langsung terhadap liga tersebut, sementara pihak LIV berusaha membangun format baru yang disebut sebagai LIV Golf 2.0 untuk musim berikutnya.
Agar rencana tersebut dapat berjalan, LIV membutuhkan dua hal penting. Liga harus menemukan investor baru dengan modal besar untuk mendukung operasional mulai 2027, sekaligus memastikan para pemain bintangnya tetap bertahan.
Kedua faktor tersebut saling berkaitan. Investor tentu akan lebih tertarik menanamkan dana jika LIV masih memiliki nama nama besar yang mampu menjadi daya tarik utama kompetisi.
Rahm merupakan salah satu pemain terpenting dalam proyek LIV. Ia menandatangani kontrak pada 2023 yang dilaporkan bernilai ratusan juta dolar dan masih memiliki masa kontrak beberapa tahun ke depan.
Meski demikian, perubahan situasi membuat masa depan Rahm di liga tersebut kembali dipertanyakan. Terlebih, masih ada kewajiban finansial yang harus dipenuhi LIV kepada sang pegolf.
Dalam wawancara dengan BBC Sport menjelang Irish Open, Rahm ditanya mengenai kemungkinan dirinya menjadi bagian dari LIV Golf di masa depan sekaligus peluang kembali ke PGA Tour.
Jon Rahm tidak memberikan jawaban pasti. Ia justru menegaskan bahwa masih banyak hal yang dapat berubah sehingga dirinya memilih menunggu perkembangan situasi.
“Ada banyak hal yang sedang berjalan. Ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi, jadi pada akhirnya waktu yang akan menentukan,” ujar Rahm.
Ketika ditanya apakah dirinya menginginkan jalur untuk kembali ke PGA Tour, Rahm kembali menyinggung status kontraknya bersama LIV.
“Saya masih memiliki kontrak dengan LIV 1.0 yang dengan senang hati akan saya penuhi. Jadi, seperti yang saya katakan, waktu yang akan menentukan,” kata Rahm.
Pernyataan Rahm mengenai LIV 1.0 menjadi perhatian karena CEO LIV Golf Scott O'Neil sebelumnya telah menggunakan istilah LIV 2.0 untuk menggambarkan rencana baru liga tersebut.
Hal itu memunculkan kemungkinan bahwa kontrak yang ditandatangani Rahm pada 2023 belum tentu dapat diterapkan dengan cara yang sama jika LIV memasuki struktur baru. Salah satu interpretasinya, Rahm ingin memastikan kewajiban kontraknya tetap dipenuhi sebelum menentukan langkah berikutnya.
Ketika kembali ditanya apakah dirinya akan mempertimbangkan PGA Tour apabila kontraknya berakhir atau LIV Golf tidak lagi beroperasi, Rahm memilih tidak memberikan komitmen.
“Kita lihat saja apa yang terjadi,” jawabnya.
Jika LIV benar benar berhenti beroperasi, jalan Rahm untuk kembali ke PGA Tour juga belum tentu mudah. Program Returning Member yang sebelumnya digunakan Brooks Koepka untuk kembali ke PGA Tour juga pernah ditawarkan kepada Rahm, tetapi terdapat indikasi bahwa jalur tersebut mungkin tidak tersedia lagi bagi pemain LIV yang sebelumnya menolak atau tidak mengambil kesempatan tersebut.
Alternatif lainnya adalah Rahm kembali tampil secara rutin di DP World Tour pada 2027 dan berusaha mendapatkan akses kembali ke PGA Tour melalui jalur resmi yang tersedia.
Untuk saat ini, Jon Rahm masih terikat dengan LIV Golf. Namun, dengan perubahan besar yang sedang terjadi, masa depannya di liga tersebut maupun kemungkinan kembali ke PGA Tour masih terbuka.
Artikel Tag: rory mcilroy, pga tour, irish open, jon rahm, public investment fund, liv golf
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/jon-rahm-buka-suara-soal-masa-depannya-di-liv-golf
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini