LIV Golf Dikabarkan Ajukan Perlindungan Kebangkrutan Pekan Depan

Jika LIV Golf benar-benar mengajukan perlindungan kebangkrutan, langkah tersebut akan menjadi perkembangan besar bagi kompetisi yang diluncurkan pada 2022. (Foto: Golf Digest)
LIV Golf dikabarkan dapat mengajukan perlindungan kebangkrutan paling cepat pekan depan di tengah upaya kompetisi tersebut mencari pendanaan untuk melanjutkan operasionalnya pada 2027.
Financial Times melaporkan pada Senin (31/8) bahwa liga golf yang sedang mengalami kesulitan finansial itu tengah berpacu mendapatkan dana untuk menjalankan versi kompetisi yang lebih ramping pada musim 2027.
Konsep tersebut disebut sebagai "LIV 2.0".
Di tengah situasi tersebut, para pegolf yang masih memiliki hak atas pembayaran yang dijamin bernilai jutaan dolar AS dilaporkan telah menerima tawaran penyelesaian.
Nilai tawaran tersebut disebut hanya mencapai "beberapa sen untuk setiap dolar" yang seharusnya mereka terima.
LIV Golf sebelumnya dilaporkan tengah bernegosiasi dengan perusahaan investasi swasta BC Partners untuk mendapatkan dukungan finansial.
Negosiasi tersebut berlangsung setelah Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi menarik dukungan finansialnya terhadap liga itu awal tahun ini.
Menurut Financial Times, LIV Golf juga kesulitan mendapatkan komitmen dari jumlah pegolf yang cukup untuk menjalankan konsep "LIV 2.0".
Kondisi tersebut pada akhirnya membuat upaya liga untuk memperoleh pendanaan menjadi semakin sulit.
BC Partners dilaporkan masih menunggu kejelasan mengenai bagaimana LIV Golf dan PIF akan menyelesaikan persoalan pembayaran kepada para pemain serta bagaimana struktur kebangkrutan liga tersebut akan diterapkan.
Situasi finansial LIV Golf semakin memburuk setelah liga itu membatalkan dua turnamen selama musim 2026.
Pekan lalu, manajemen juga memberi tahu para karyawan bahwa operasional akan dikurangi dan sejumlah pekerja akan diberhentikan.
Selain persoalan dengan pemain dan karyawan, LIV Golf juga menghadapi tuntutan hukum dari sejumlah vendor.
Beberapa perusahaan penyedia jasa dilaporkan telah mengajukan gugatan untuk menagih pembayaran yang masih terutang atas layanan yang telah mereka berikan kepada liga tersebut.
Jika LIV Golf benar-benar mengajukan perlindungan kebangkrutan, langkah tersebut akan menjadi perkembangan besar bagi kompetisi yang diluncurkan pada 2022 dengan dukungan finansial besar dari PIF Arab Saudi.
LIV Golf sebelumnya menjadi pesaing utama PGA Tour dengan menawarkan format turnamen yang berbeda serta kontrak dan pembayaran yang sangat besar kepada sejumlah pegolf ternama dunia.
Namun, setelah dukungan finansial PIF dilaporkan dihentikan, masa depan liga tersebut menjadi semakin tidak pasti.
Upaya mempertahankan "LIV 2.0" kini bergantung pada kemampuan manajemen mendapatkan pendanaan baru, menyelesaikan kewajiban kepada pemain dan vendor, serta memastikan jumlah pegolf yang memadai untuk menjalankan kompetisi pada 2027.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/liv-golf-dikabarkan-ajukan-perlindungan-kebangkrutan-pekan-depan
























Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini