Tim Racing Point Resmi Dihukum Pengurangan 15 Poin dan 400 Ribu Euro

Penulis: Akmal Saputra
Sabtu 08 Agu 2020, 08:00 WIB
Tim Racing Point Resmi Dihukum Pengurangan 15 Poin dan 400 Ribu Euro

Mobil Racing Poin/Image: F1

Berita Formula 1: Federasi Otomotif Internasional (FIA) memutuskan bahwa tim racing poin telah melanggar aturan disain dari Formula 1 yang membuatnya dihukum pengurangan 15 poin konstruktor dan denda sebanyak 400 ribu euro.

Keputusan itu merupakan buntut dari protes resmi yang dilayangkan oleh Renault. Bahkan tim Renault telah melayangkan protes sebanyak tiga kali. Renault melancarkan protes karena menganggap saluran rem Racing Point mirip dengan yang ada di mobil Mercedes.

Dilansir dari laman resmi F1, Salah satu alasan Renault mengangkat masalah ini adalah karena mereka ingin diskusi yang lebih luas tentang olahraga seperti apa yang diinginkan di Formula 1 dalam jangka panjang.

Apakah itu ingin menjadi olahraga yang memungkinkan penyalinan menjadi lazim, mungkin berakhir dengan beberapa mobil yang terlihat sangat mirip, atau malah terus memperjuangkan konstruktor independen? 

Topik tersebut telah dibahas panjang lebar selama beberapa minggu terakhir dan FIA kini telah mengungkapkan bagaimana mereka berencana untuk menangani masalah ini mulai musim depan dan seterusnya. 

"Pertama-tama peniruan sudah berlangsung lama di Formula 1, pengambilan foto, dan terkadang merekayasa balik dan membuat konsep serupa atau di beberapa area bahkan konsepnya identik atau mendekati identik dengan tim lain,” kata head of single-seaters FIA, Niklas Tombazis.

“Kami tidak berpikir ini bisa berhenti di masa depan sepenuhnya. Tapi yang kami pikirkan adalah Racing Point membawa ini ke level yang lebih tinggi. Mereka dengan jelas memutuskan untuk mengadopsi filosofi ini untuk seluruh mobil untuk apa yang saya sebut perubahan paradigma," kata dia.

Ia menyebutkan Racing Point sebenarnya menggunakan gangguan dalam proses yang telah menjadi norma dalam mendesain mobil Formula 1 selama 40 tahun terakhir.

“Namun kami tidak berpikir seperti inilah seharusnya F1. Kami tidak ingin tahun depan memiliki 8 atau 10 Mercedes, atau salinan Mercedes, di grid, di mana keterampilan utama menjadi cara Anda melakukan proses ini. Kami tidak ingin ini menjadi norma Formula 1," ujarnya.

“Kami berencana, dalam waktu yang sangat singkat, untuk memperkenalkan beberapa amandemen pada peraturan olahraga 2021 yang akan mencegah hal ini menjadi norma. Ini akan mencegah penggunaan banyak bagian foto untuk menyalin seluruh bagian mobil lain seperti yang dilakukan Racing Point," sebutnya.

Artikel Tag: Formula 1, f1 2020, Racing Point, Racing Point Mercedes, FIA

1449  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini