Meski Indikasikan Produksi Mesin Sendiri, Red Bull Terbuka Untuk Investor

Penulis: Akmal Saputra
Rabu 17 Feb 2021, 21:00 WIB
Red Bull tetap terbuka dengan investor

Mobil Red Bull Racing via Motorspor.com

Berita Formula 1: Tim Red Bull Racing Formula 1 yang akan mengembangkan mesinnya sendiri untuk musim 2025 tetap terbuka dengan investor yang ingin bermitra bersama tim yang dimiliki oleh produsen minuman itu.

Tim yang berbasis di Milton Keynes memang baru saja mengumumkan kesepakatan untuk mengambil alih proyek mesin Honda F1 dan menjalankan unit tenaga itu sendiri mulai tahun depan. Pihak tim telah mengakui bahwa pengambil alihan proyek mesin bukan sebagai proyek jangka pendek sebelum mencari tempat lain di masa depan.

Dilansir dari Motorsport.com, Kepala tim Red Bull Christian Horner mengatakan bahwa hal paling logis yang harus dilakukan Red Bull adalah meletakkan dasar untuk pembangunan mesinnya sendiri ketika aturan baru diberlakukan untuk tahun 2025.

“Perlu pandangan jangka panjang, karena jelas investasi ke fasilitas untuk mempersiapkan ini cukup signifikan. Kita juga punya skenario jangka pendek dari peraturan yang ada, dan tentu saja apa pun peraturan baru itu. Kita harus berada dalam posisi untuk mengambilnya juga," katanya.

"Kami akan memiliki fasilitas yang mampu merancang dan mengoperasikan mesin generasi berikutnya dengan fasilitas yang akan diinvestasikan di sini," tambahnya.

Ia mengatakan fasilitasnya sendiri sudah siap untuk mempersiapkan mesin itu bisa cukup untuk memikat pabrikan mobil yang tidak memiliki infrastruktur F1 sendiri yang siap berangkat.

Horner mengatakan bahwa ikatan dengan pabrikan tidak akan penting jika Red Bull memproduksi mesinnya sendiri mulai 2025 tetapi itu terbuka untuk gagasan.

"Jika mitra yang menarik datang, tentu masuk akal untuk melihatnya dengan sangat serius, apakah itu OEM atau jenis mitra lain, produsen baterai atau apa pun. Itu benar-benar tergantung apa mesinnya," katanya.

Pimpinan F1 dan produsen mesin telah memulai diskusi tentang membingkai peraturan mesin baru mulai tahun 2025 dengan olahraga berkomitmen pada konsep hibrida baru. Dia mengatakan fakta bahwa unit daya di masa depan tidak akan sepenuhnya berbeda dengan apa yang saat ini digunakan.

“Tentu yang perlu kita pahami adalah apa saja regulasi baru itu. Jelas, lebih cepat lebih baik untuk semua orang, tapi satu asumsi dari diskusi terakhir dengan FIA bahwa itu kemungkinan besar adalah mesin pembakaran," ujarnya.

"Akan ada, mungkin, 100 persen, bahan bakar berkelanjutan. Mungkin akan ada penekanan yang sedikit lebih besar pada sistem pemulihan energi. Jadi topografi mesin tidak akan secara dramatis dihapus dari tempat kita berada, itu baru saja berevolusi. Oleh karena itu, fasilitas yang kami sediakan untuk mesin yang ada saat ini tentunya memiliki relevansi dengan mesin yang akan datang," pungkasnya.

Artikel Tag: Formula 1, Red Bull Racing, F1 2021

870  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini