Ini 5 Hal Fisik Yang Buat E-Sport Layak Dianggap Sebagai Olahraga

Penulis: Senandung Mega
Senin 29 Okt 2018, 11:00 WIB
Ini 5 Hal Fisik Yang Buat E-Sport Layak Dianggap Sebagai Olahraga

Pertandingan E-Sport

Ligaolahraga.com -

Belakangan e-sport mulai dilirik sebagai salah satu cabang olahraga baru, bahkan sudah termasuk dalam salah satu olahraga yang dipertandingkan di ajang bergengsi se-Asia, Asian Games 2018 lalu. Namun masih banyak pihak yang mempertanyakan apakah e-sport memang benar-benar dapat dianggap sebagai olahraga.

Walaupun pada intinya e-sport hanya merupakan sebuah game saja, baik di smartphone maupun di PC, akan tetapi banyak hal yang berhubungan dengan fisik yang memainkan peran penting untuk dapat menjadi yang terbaik di cabang olahraga yang satu ini. Apa sajakah hal yang dimaksud? Simak di bawah ini. 

1. Kemampuan Motorik

Kemampuan motorik merupakan salah satu hal fisik yang penting untuk dimiliki atlet e-sport, terutama untuk atlet yang bermain di PC. Mereka dituntut untuk memiliki kecepatan yang lebih dari orang biasa. Para atlet tersebut tercatat dapat melakukan berbagai gerakan asimetris baik di keyboard maupun di mouse hingga 400 gerakan dalam tiap menitnya. 

2. Denyut Nadi Setara Dengan Atlet Lari Maraton

Dalam memainkan pertandingan e-sport, para atlet ini memang terlihat tidak melakukan banyak aktifitas fisik dimana mereka hanya duduk saja di sepanjang pertandingan. Namun menurut penelitian yang dilakukan ternyata denyut nadi atlet yang memainkan pertandingan strategi mencapai 160 hingga 180 denyutan dalam satu menitnya. Angka tersebut setara dengan denyut nadi atlet yang sedang lari maraton. 

3. Latihan Penting Untuk Posisi Tubuh

Salah satu efek buruk yang dapat dirasakan oleh para atlet e-sport adalah bentuk tubuh mereka yang menjadi kurang bagus karena tuntutan untuk bermain dalam waktu yang lma dengan posisi yang kurang baik. Kesehatan bentuk tubuh merupakan faktor yang penting karena dapat mempengaruhi permainan mereka, khususnya daerah bahu dan leher. 

4. Membutuhkan Asupan Gizi Dan Nutrisi Yang Mencukupi

Layaknya para atlet dari cabang olahraga lainnya, atlet e-sport juga membutuhkan asupan gizi dan nutrisi yang mencukupi. Karena mereka banyak dituntut untuk duduk dan menatap layar sepanjang pertandingan. Salah satu nutrisi tambahan yang dikonsumsi adalah ginseng yang dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam otak. 

5. Ada Batas Umur

Karena aktifitas fisik yang memiliki standar tersendiri, para atlet e-sport juga memiliki batasan umur. Batasan umur yang disarankan untuk cabang olahraga ini adalah pertengan umur 20an. Ketika seseorang sudah mulai mendekati usia 30 maka kondisi refleks mereka juga mulai menurun seiring usia.

Artikel Tag: eSport, atlet esport, olahraga esport

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/esports/ini-5-hal-fisik-yang-buat-e-sport-layak-dianggap-sebagai-olahraga
3945  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini