Incendio Supremacy Tolak Anggapan Huni Grup Neraka M4 World Championship

Penulis: Fajar Muhammad Fajar
Senin 02 Jan 2023, 17:30 WIB
Incendio Supremacy Tolak Anggapan Huni Grup Neraka M4 World Championship

Incendio Supremacy Dalam Sesi Wawancara Pasca-laga M4, Minggu (1/1) via Pavel/RevivaL TV

Ligaolahraga.com -

Berita Esports: Incendio Supremacy disebut masuk grup neraka di M4 World Championship. Pasalnya menempati Grup A, membuat mereka satu kandang bersama Blacklist International dan dua tim calon kuda hitam di M4 yaitu Falcon Esports serta Burn X Team Flash.

Namun Badgalseph sebagai analis Incendio tidak setuju dengan anggapan bahwa mereka masuk grup neraka pada M4 World Championship. Dia menyampaikan tanggapannya itu dalam wawancara pasca-laga bersama media dilansir dari RevivaL TV.

Menurut Badgalseph, segrup dengan Blacklist International membuat Incendio Supremacy lebih mudah untuk menganalisis, dan itu menjadi keuntungan bagi sang wakil Turki.

"Justru banyak orang memandang rendah kita, dan sebenarnya berada di satu grup dengan Blacklist itu menguntungkan untuk kita," ucap Badgalseph dikutip dari RevivaL TV.

"Maksud saya biasanya kita perlu menganalisis Blacklist International dan itu tidak baik karena kita tau siapa yang akan menendang, sebenarnya hal tersebut menguntungkan bagi kita," paparnya.

Adapun Incendio sudah menjalani dua pertandingannya untuk babak fase grup di hari pertama M4, pada Minggu (1/1). Dalam laga perdananya, tim asuhan Paranoid itu takluk dari Blacklist setelah melakoni pertandingan best-of-one (BO1) yang intens.

Incendio Supremacy kemudian berhasil bangkit di partai kedua Grup A dari World Championship masih hari itu. Incendio mengalahkan Falcon Esports, tim calon kuda hitam di M-World Series keempat tersebut yang berasal dari Myanmar.

Artikel Tag: Incendio Supremacy, Blacklist International, M4 World Championship

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/esports/incendio-supremacy-tolak-anggapan-huni-grup-neraka-m4-world-championship
549  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini