Tekanan di Juventus Memuncak, Sarri Anggap Biasa Saja

Penulis: Rei Darius
Rabu 12 Feb 2020, 23:45 WIB
Tekanan di Juventus Memuncak, Sarri Anggap Biasa Saja

Maurizio Sarri anggap biasa saja tekanan sebagai pelatih Juventus (Image: Juventus)

Berita Liga Italia: Maurizio Sarri menganggap biasa saja tekanan yang dihadapkan kepadanya sebagai pelatih Juventus pada saat ini, setelah menelan dua kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir di Serie A.

Il Bianconeri menelan dua kekalahan beruntun di partai tandang Serie A selama beberapa pekan terakhir, dan spekulasi yang muncul di Italia menyebutkan bahwa klub raksasa Turin bisa jadi akan menunjuk Massimiliano Allegri kembali, atau mencoba untuk menggaet Pep Guardiola dari Manchester City pada musim panas mendatang.

Kendati demikian, Sarri menganggap biasa saja tekanan yang dihadapinya saat ini, dan mengatakan bahwa jika dia tidak ingin berhadapan dengan tekanan semacam ini, maka dia hanya akan bekerja di kantor pos.

"Jika saya tidak ingin menghadapi tekanan seperti ini, maka saya akan mengambil pekerjaan di kantor pos. Memang seperti inilah pekerjaannya," kata Sarri dalam konferensi pers jelang pertandingan leg pertama semifinal Coppa Italia kontra AC Milan, dikutip dari Football Italia.

"Kami berada dalam jalur yang tepat untuk meraih target-target yang kami patok pada awal musim. Tentu saja, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki ketika kami bertanding."

Warta yang dirilis oleh La Stampa pada hari Selasa (11/2) kemarin menyebutkan bahwa Sarri menemui Presiden klub, Andrea Agnelli, dalam sebuah makan malam untuk membicarakan kekalahan 1-2 dari Verona, namun sang juru taktik berusia 61 tahun itu menegaskan bahwa itu memang sudah dijadwalkan sejak jauh-jauh hari.

"Kami seharusnya melaksanakan makan malam setelah laga kontra Fiorentina, saya berada di Coverciano, dan Presiden memiliki janji lain, jadi itu dijadwal ulang," aku Sarri. "Kami hanya melaksanakan makan malam biasa, itu sudah dijadwalkan."

Artikel Tag: Maurizio Sarri, Juventus

383  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini