Persib Hadapi Jadwal Berat, Robert Kecewa Diabaikan PT. LIB

Penulis: M. Aldi
Kamis 24 Sep 2020, 19:15 WIB
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts

Robert Rene Alberts

Berita Liga 1 Indonesia : Persib Bandung dihadapkan jadwal sulit di awal restart Liga 1 2020. Karena tim asuhan Robert Rene Alberts tersebut harus memainkan dua laga tandang ke Madura dan Yogyakarta secara beruntun.

Pelatih kepala Maung Bandung itu pun mengatakan dia sudah meminta keringanan pada pihak PT. LIB (Liga Indonesia Baru) selaku operator kompetisi. Intinya ingin mengubah jadwal pertandingan melawan Barito Putera menjadi 8 Oktober.

Itu berkaca dari jarak yang harus ditempuh oleh Persib ke Pamekasan (markas Madura United) dan Yogyakarta (homebase Barito Putera). Apalagi ada kebijakan bahwa seluruh klub hanya boleh menggunakan bus sebagai alat transportasi.

Persib dijadwalkan bermain menghadapi Madura United pada 4 Oktober dan setelah itu bertamu ke Yogyakarta tanggal 10. Waktu jeda 6 hari dikatakan Robert menjadi waktu 'tanggung' untuk timnya dalam melakukan tur.

"Jika kami memainkan dua laga tandang, perjalanan pertama kami akan dilakukan pada 1 Oktober ke Madura karena untuk perjalannya membutuhkan setidaknya 15 jam menggunakan bus, dan sulit untuk memproduksi kualitas terbaik dari pemain. Lalu setelah itu, enam hari berikutnya kami harus memainkan laga tandang lainnya di Yogyakarta melawan Barito," ujar Robert Rene Alberts ketika diwawancara.

"Jika kami memilih pulang dulu ke Bandung setelah bermain tanggal 4, maka kami baru bertolak dari Madura di tanggal 5 dan butuh waktu 15 jam ke Bandung, maka di tanggal 6 kami beristirahat untuk recovery. Dan tanggal 7 kami sudah harus pergi lagi ke Yogyakarta dan dibutuhkan sekitar 8-10 jam perjalanan," lanjutnya.

Menurutnya akan lebih ideal jika laga melawan Barito itu dipercepat dua hari. Supaya setelah melawan Madura United, timnya bisa langusung bertolak ke Yogyakarta dan bertanding. Jadi anak asuhnya tidak perlu berlama-lama dulu berdiam di Kota Pelajar.

"Jadi kami meminta, dengan pertimbangan yang masuk akal, setelah melawan Madura kami meminta bertanding (melawan Barito) di tanggal 8. Jadi setelah melawan Madura kami bisa langsung melakukan perjalanan ke Yogyakarta menggunakan bus dan tentu itu lebih nyaman bagi tim dalam hal kualitas dan waktu recovery," kata Robert Rene Alberts.

Namun ternyata permintaan Persib melalui surat resmi tidak direspon oleh PSSI dan PT. LIB. Padahal menurutnya permintaan itu logis dan masuk akal. Apalagi jika ketika berada di luar Bandung, pengeluaran tim untuk penginapan, akomodasi serta transportasi akan membengkak. Hal itu yang membuat pria 65 tahun ini kecewa.

"Tapi PSSI dan PT. LIB menolak untuk memperhatikan permintaan kami dan mengabaikan permintaan sangat logis kami membenahi kualitas liga dan recovery lebih bagus bagi pemain kami. Dan juga akan lebih murah untuk pengeluaran. Karena kami harus membayar hotel (selama tur) dan baru tadi saya dengar bahwa kami juga harus membayar biaya bus jika ingin tinggal di Yogyakarta lebih awal," tutupnya.

Artikel Tag: Persib, robert rene alberts, pt lib

459  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini